Breaking News:

Ardi Dituntut 2 Tahun Penjara Karena Pakai Uang Salah Transfer BCA Rp 51 Juta

Dana hasil salah transfer sebesar Rp 51 juta oleh mantan pegawai BCA digunakan terdakwa untuk membeli keperluan sehari-hari dan membayar utang

Editor: Ardhina Trisila Sakti
KOMPAS.COM/ACHMAD FAIZAL
Ardi Terdakwa Kasus Uang Salah Transfer BCA Rp 51 Juta 

BANGKAPOS.COM - Ardi Pratama, terdakwa kasus salah transfer uang Rp 51 juta dituntut dua tahun penjara oleh jaksa penuntut umum dalam sidang yang digelar secara daring di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (24/3/2021).

Ardi dinilai bersalah melanggar Pasal 85 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2011 tentang Transfer Dana.

Jaksa Zulfikar menjelaskan, dana hasil salah transfer sebesar Rp 51 juta oleh mantan pegawai BCA digunakan terdakwa untuk membeli keperluan sehari-hari dan membayar utang.

"Pertimbangan yang memberatkan, terdakwa sudah menikmati uang kesalahan transfer tersebut dan terdakwa berbelit-belit selama persidangan. Sementara hal yang meringankan, terdakwa masih berusia muda dan belum pernah dihukum," terang Zulfikar saat membacakan tuntutannya, Rabu.

Viral Ibu dan Anak Diusir Satpam Hotel saat Duduk di Pantai, Pemerintah Tegaskan Pantai Milik Umum

Ingat Ian Kasela Vokalis Band Radja? Sepi Job Imbas Corona Kini Jual Kacamata Kesayangan

Ardi Pratama pria Surabaya yang terjerat kasus uang Rp 51 juta salah ditransfer BCA
Ardi Pratama pria Surabaya yang terjerat kasus uang Rp 51 juta salah ditransfer BCA (via surya.co.id)

Terkait tuntutan jaksa tersebut, Ardi melalui tim kuasa hukumnya akan mengajukan pembelaan.

"Kami ajukan pleidoi atau pembelaan pada sidang pekan depan," kata kuasa hukum Ardi, Dipertius.

Sebelumnya diberitakan, Ardi yang berprofesi sebagai makelar mobil ditahan sejak 26 November 2020.

Ia mendekam di penjara setelah dilaporkan mantan pegawai BCA, Nur Chuzaimah karena memakai uang salah transfer sebesar Rp 51 juta.

Ardi mengira uang itu adalah komisi penjualan dua unit mobil dari usahanya.

Namun, ternyata uang yang masuk ke rekeningnya adalah uang salah transfer.

Halaman
1234
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved