Breaking News:

Berita Bangka Barat

Diduga Mengidap Epilepsi, Polsek Kelapa Evakuasi Jenazah Pria 38 Tahun dari Dalam Sumur

Diketahui jenazah Sastro Wijoyo pertama kali ditemukan pada pukul 10.30, saat saksi Ahmad Dzimas Juanaidi hendak mencari joran kayu

(Ist/Polsek Kelapa).
Anggota Polsek Kelapa dibantu masyarakat melakukan evakuasi jenazah Sastro, setelah ditemukan mengambang di dalam sumur di Gang Jeragen, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, Kamis (25/03/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Anggota Polsek Kelapa dibantu masyarakat melakukan evakuasi jenazah laki-laki Sastro Wijoyo (38) warga Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat setelah ditemukan mengambang di dalam sumur di Gang Jeragen, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, Kamis (25/03/2021).

Kapolsek Kelapa Iptu Pulungan seizin Kapolres Bangka Barat AKBP Fedriansah, membenarkan Jenazah Sastro Wijoyo ditemukan di dalam sumur dan diduga mengidap epilepsi.

"Setelah mendapat laporan anggota Polsek Kelapa, mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengecek dan ditemukan korban sudah dalam keadaan terapung. Anggota dibantuin dengan warga, melakukan evakuasi korban dari dalam sumur," ujar Iptu Pulungan.

Diketahui jenazah Sastro Wijoyo pertama kali ditemukan pada pukul 10.30, saat saksi Ahmad Dzimas Juanaidi hendak mencari joran kayu untuk memancing di hutan.

"lalu pada saat melintas sumur pemandian di dalam hutan Ahmad Dimas Junaidi, melihat ada sesosok mayat yang mengapung dalam keadaan telungkup didalam sumur tersebut," jelasnya.

Mengetahui hal tersebut saksi pun langsung mencari bantuan kepada warga sekitar, serta melaporkan kepada Polsek Kelapa untuk penanganan lebih lanjut.

"Bertemu dengan Arifin dan langsung di laporkan, bahwa ada sesosok mayat didalam sumur dalam hutan. Kedua saksi kembali ke arah sumur dan ada melihat sesosok mayat yang terapung dalam keadaan meninggal dunia, dalam posisi telungkup di dalam sumur dengan mengenakan pakaian warna merah hati dan celana panjang warna hitam," ucapnya.

Sementara itu personel Polsek yang dipimpin Kapolsek Kelapa Iptu Pulungan, mendatangi TKP dan mengevakuasi korban untuk di bawa Ke Puskesmas Kelapa untuk dilakukan visum.

"Tidak ada ditemukan bekas tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, menurut saksi Titi Sumanti yang merupakan kakak kandung Korban. Korban sering mandi di sumur tersebut, serta korban juga ada mengalami penyakit epilepsi dan penyakit tersebut sering kambuh," ungkapnya.

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy).

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved