Breaking News:

IAIN SAS Bangka Belitung Sosialisasi Pengisian LHKASN Melalui Aplikasi SIHARKA

Kekayaan Aparatur Sipil Negara (LHKASN) di lingkungan IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka

IAIN SAS Bangka Belitung
Kegiatan Sosialisasi dan Asistensi pengisian LHKASN di lingkungan IAIN SAS Bangka Belitung bertempat di Aula Gedung Terpadu Lantai I, kamis, 25/3/2021. 

BANGKA POS.COM , BANGKA -- Kegiatan Sosialisasi dan Asistensi pengisian Laporan Harta Kekayaan Aparatur Sipil Negara (LHKASN) di lingkungan IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung bertempat di Aula Gedung Terpadu Lantai I, kamis, 25/3/2021.

Ini salah satu upaya membentuk transparansi ASN dalam rangka pembangunan integritas, sebagai upaya mencegah pelayahgunaan kewenangan, pencegahan dan pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme.

Adapun di lembaga pemerintahan terutama terhadap para pejabat dan penyelenggara negara dalam hal ini salah satunya para Aparatur Sipil Negara (ASN) berdasarkan Surat Inspektorat Jenderal Kemeterian Agama Nomor B-253/IJ/PS.006/2021 Tanggal 17 Maret 2021 Daftar Pegawai/Pengunan Wajib LHKASN yang Belom Lapor.

Untuk itulah Kepala Biro AUAK Drs.H.Tumiran,M.H meminta agar dalam mengisi formulir LHKASN secara online, dapat menuliskan dengan sejujurnya tentang harta yang dimiliki. “

Pengisian ini wajib berlaku bagi yang belum melaporkan harta kekayaannya dalam LHKASN, tolong diisi yang jujur pada diri sendiri, karena yang mengetahui harta ASN sendiri,” tandasnya.

"Melalui sosialisasi dan asistensi ini diharapkan bisa menyelesaikan pengisian LHKASN dengan benar dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya. Lebih lanjut Tumiran mengatakan, pelaporan harta kekayaan aparatur negara merupakan salah satu strategi pencegahan tindak korupsi dan indikator dalam zona integritas. Pelaporan harta kekayaan ini meliputi aset bergerak dan tidak bergerak yang sepenuhnya dimiliki aparatur negara. Termasuk kekayaan istri/suami dan anak yang masih dalam tanggungan, ungkapnya.

Beliau mengharapkan kepada para dosen dan karyawan untk memiliki komitmen besar dengan adanya acara tersebut. ANS di IAIN SAS Bangka Belitung diharapkan untuk betul-betul mengisi dengan jujur  pada aplikasi pengisian pada sistem yang telah disediakan. “Kita sebagai abdi negara hendaknya benar-benar punya komitmen untuk tidak melakukan tindak pidana korupsi, dan salah satu bentuk komitmen tersebut adalah dengan mengisi LHKASN dengan jujur dan bertanggung jawab.” kata Beliau

“Tidak hanya gaji ataupun harta kekayaan berupa tanah, rumah,Mobil  maupun kendaraan bermotor yang anda miliki, atau berapa besaran rekening tabungan anda di bank. Supaya para aparatur negara, terutama yang ada di lingkungan IAIN SAS Bangka Belitung  tidak mencoba-coba melakukan korupsi, karena korupsi akan merugikan rakyat. Apalagi jika instansi tempat di mana mereka bekerja sangat dekat dengan pelayanan kepada masyarakat.

Pelaporan LHKPN merupakan salah satu instrumen pencegahan dalam tindak pidana Korupsi serta salah satu indikator dalam Zona Integritas (ZI) IAIN SAS Bangka Belitung menjadi salah satu Pilot Project ZI “ tambah beliau . Secara aturan seluruh ASN memang diwajibkan melaporkan harta kekayaannya. Seperti tertuang dalam PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin PNS.

Usai paparan Kepala Biro AUAK kemudianan penjelasan dan bimbingan teknis pengisian aplikasi LHKASN secara online pada https://siharka.menpan.go.id,dipandu oleh Analis Kepegawaian IAIN SAS Bangka Belitung Heriyadi,S.E,.M.M.,Isniyarti,S.E dan Andre Krisnoawibowo,S.Kom.  Kegiatan ini diikuti 78 Dosen dan Tenaga Kependidikan, yang merupakan ASN IAIN SAS Bangka Belitung .

(Penulis : Ayaknan)

Penulis: Iklan Bangkapos
Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved