Breaking News:

Mengaku Buzzer Jokowi yang Dibayar Mahal, Kasus Abu Janda, Permadi Arya Mandek di Polisi

Mengaku Buzzer Jokowi yang Dibayar Mahal, Kasus Abu Janda, Permadi Arya Mandek di Polisi

Editor: M Zulkodri
Tribunnews.com
Abu Janda alias Heddy Setya Permadi. Gara-gara cuitannya, Abu Janda dianggap penyusup di tubuh NU oleh mantan Wakil Ketua Umum PBNU KH As'ad Said Ali. Bareskrim Polri akan memeriksa Abu Janda, 1 Februari 2021. 

BANGKAPOS.COM,JAKARTA---Permadi Arya atau yang akrab disapa Abu Janda sebelumnya sudah dilaporkan oleh sejumlah pihak terkait berbagai kasus.

Setidaknya ada dua laporan yang diterima polisi.

Hingga saat ini, kasus yang mendera Abu Janda itu mandek di kepolisian.

Namun polisi berdalih kasusnya masih diproses, meskipun tak jelas perkembangannya seperti apa. 

"Masih berjalan proses penyelidikan, masih ditangani oleh penyidik Bareskrim Polri," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono kepada wartawan, Kamis (25/3/2021).

Sebagai informasi, setidaknya ada dua laporan terhadap Abu Janda yang terkait dengan UU ITE.

Kedua kasus tersebut dilaporkan DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) kepada Bareskrim Polri dengan nomor polisi terpisah.

Laporan pertama dengan nomor LP/B/0052/I/Bareskrim tertanggal 28 Januari 2021.

Terkait laporan ini, Abu Janda dilaporkan terkait kasus dugaan ujaran rasial terkait cuitan 'Evolusi kepada Natalius Pigai.

Pelapor menduga Abu Janda melanggar Pasal 45 ayat (3) Jo pasal 27 ayat (3) dan/atau pasal 45 A ayat (2) Jo pasal 25 ayat (2) dan/atau Undang-undang nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Kebencian atau Permusuhan Individu dan/atau Antar Golongan (SARA), Pasal 310 dan/atau pasal 311 KUHP.

Abu Janda alias Heddy Setya Permadi.
Abu Janda alias Heddy Setya Permadi. (Tribunnews.com)

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved