Breaking News:

Berita Belitung Timur

Saat Tahu Ada Tempat Hiburan Malam Berkedok Warkop Remang-remang, Sekda pun Turun Tangan

Operasi Pekat dan Operasi Yustisi Pencegahan, Pengendalian, Penegakkan Hukum Disiplin Pelaksanaan Protokol Kesehatan (Prokes) digelar di Kabupaten

TWITTER
ILUSTRASI : Pelayan seksi di Gerai Bakso Djingkrak Sunter. 

BANGKAPOS.COM , BELITUNG - Operasi Pekat dan Operasi Yustisi Pencegahan, Pengendalian, Penegakkan Hukum Disiplin Pelaksanaan Protokol Kesehatan (Prokes) digelar di Kabupaten Belitung Timur (Beltim). Selama Bulan Maret 2021, sudah kali operasi serupa dilaksanakan.

Operasi itu dilakukan sebagai upaya penyelenggaraan ketertiban umum dan perlindungan masyarakat serta penanganan dan pencegahan Covid-19 di daerah ini.

Operasi dilaksanakan oleh Jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Beltim, melibatkan berbagai personel, antara lain, Satpol PP, TNI, Polri dan Kejaksaan Negeri Beltim.

Tim gabungan gencar melaksanakan penertiban indikasi penyakit masyarakat, ketidak-tertiban perizinanan usaha pada tempat hiburan malam berkedok warung kopi (Warkop) remang-remang.

Sebelumnya pada Sabtu (20/3/2021) lalu, operasi serupa dilaksanakan di Kecamatan Manggar dan Rabu (24/3/2021) malam di Kecamatan Gantun, yaitu di Tempat Hiburan Malam (THM) Danau Nujau Desa Gantung dan Jalan Sudirman Desa Selinsing.

Sekda Beltim, Ikhwan Fahrozi, Kamis (25/3/2021) menyampaikan, Operasi Pekat ini berkaitan pada situasi menjelang Bulan Suci Ramadan.

Operasi sekaligus bertujuan untuk memberikan arahan dan pembinaan kepada pemilik dan pengelola THM berkedok Warkop, agar penanggung-jawab usaha tersebut melengkapi persyaratan perizinanan usaha dan melaksanakan usaha secara benar serta tidak melakukan praktek-praktek yang melanggar hukum positif dan norma susila.

Pengelolah THM juga harus mematuhi himbauan pemerintah daerah. "Berkenaan dengan itu saya turun langsung. Kami pada hari ini meninjau langsung ke lokasi, melihat kondisi dan mendata tempat-tempat pengusaha hiburan malam di Danau Nujau," ujar Ikhwan kepada awak media, Kamis (25/3/2021) dini hari.

Adapun temuan-temuan menurut Ikhwan sebagian besar mereka tidak ada izin usaha. kalaupun ada hanya sebatas SITU, SITU-nya pun sebatas warung kopi.

"Mereka memperkerjakan perkerja, namun belum terlindungi dalam hal ini BPJS Ketanagakerjan. Selain itu penghasilan dan dan gaji pekerja juga masih jauh dari UMK Provinsi Babel," ujar Ikhwan.

Halaman
123
Penulis: Suharli
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved