Breaking News:

Berita Belitung Timur

Saat Tahu Ada Tempat Hiburan Malam Berkedok Warkop Remang-remang, Sekda pun Turun Tangan

Operasi Pekat dan Operasi Yustisi Pencegahan, Pengendalian, Penegakkan Hukum Disiplin Pelaksanaan Protokol Kesehatan (Prokes) digelar di Kabupaten

Penulis: Suharli | Editor: Fery Laskari
TWITTER
ILUSTRASI : Pelayan seksi di Gerai Bakso Djingkrak Sunter. 

Tak hanya itu, Ikhwan menambahkan status lahan THM yang dimaksud berada di atas lahan IUP PT Timah sehingga tidak bisa dilegalkan status lahannya.

"Tujuan kami untuk mengurai persoalan ini dan memetakan permasalahan ini, karena lebih dari 18 tahun Beltim berdiri, sejalan itu tempat hiburan itu pun bermunculan. Oleh karenanya perlu ditangani secara serius bersama tim internal di OPD guna mengurai persamasalahan ini," ujarnya.

Dia mengatakan banyak kasus-kasus di PKM atau Puskesmas ketika mereka sakit, rata-rata mereka tidak memiliki BPJS kesehatan.

"Tapi Karena ini adalah kemanusian mau tidak mau pemerintah daerah harus membiayai. Pusaran itu lah yang harus diurai," tambahnya.

Begitu pula seputar tingkat higienis THM, sangat memprihatinkan, apalagi di tengah masa pandemi saat ini transmisi lokal sedang meningkat.

"Dan ini kami berikan wanti-wanti kepada mereka bila tidak menjalankan protkes akan memberikan sanksi-sanksi yang akan diterapkan dalam hal pembinaan," ujar Ikhwan  seraya memastikan selama Bulan Ramadan kemungkinan besar, THM akan ditutup.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (DTKKUKM) Kabupaten Belitung Timur, Erna Kunondo, Kamis (25/3/2021) mengakui, permasalahan yang ada di THM Danau Nujau yakni mereka tidak memiliki BPJS ketenaga-kerjaan, kemudian upah yang tidak pasti selama sebulan.

"Kemudian datanya karena hanya SITU, itu hanya satu syarat untuk ijin usaha.Dari kami menyarankan misal kalau sudah jelas baru menyarankan agar didaftarkan untuk tenaga kerjanya," ujar Erna.

Namun diakui Erna, ada juga THM yang sudah memiliki ijin, namun satu diataraTHM tersebut memiliki tunggakan BPJS ketanaga kerjaan.

"Kami pikir sudah tutup setelah kami konfirmasi baru bukanya lagi satu bulan ini. Yang bersangkutan pun sudah kami minta datang ke kantor," ujarnya.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved