Breaking News:

Gerakan Ekonomi Kreatif Tak Hanya Tentang Kuliner

Pekonomi kreatif bukanlah merupakan hal yang baru. Sering kebanyakan orang mengategorikan ekonomi kreatif dalam

Diskominfo Babel
Melati Erzaldi saat menghadiri acara silaturahmi pelaku ekonomi kreatif dan penyebarluasan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 tahun 2018, di Kedai Kopi Jugend (Jugen Creative Haus), Pangkalpinang, Jumat (26/3/21). 

Harapannya dengan adanya komunitas gekraf dapat memberikan pelatihan dan pendampingan serta memberikan ide segar bagi para pelaku gekraf Bangka Belitung khususnya di saat masa pandemi ini untuk tetap berkreasi. 

Perda ini akan menjadi acuan bagi para pelaku ekonomi kreatif di Bangka Belitung dalam melakukan kegiatannya.

Perda ini juga menjadi landasan hukum baik dari perijinan, produksi, pendampingan usaha hingga pendanaan. 

Pada kesempatan itu Anggota DPRD Ferdiansyah menyerahkan dan menyosialisasikan Perda Pengembangan Ekonomi Kreatif yang memuat 10 bab dan 30 pasal sebagai dasar hukum para pelaku ekonomi kreatif ini untuk berkreasi. 

Dalam kegiatan ini juga menghadirkan Ketua Industri Aplikasi Nasional Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel), Tesar Sandikapura, perwakilan Dinas Pariwisata Babel, Darnis Rachmiyati, dan diikuti oleh para pelaku ekonomi kreatif se-Bangka Belitung di antaranya Babel Creathorium dan Rumah Pelangi. 

(Penulis: Lulus/Foto: Saktio/Editor: Maalika)

Penulis: Iklan Bangkapos
Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved