Breaking News:

Kelas Dongeng Cilik, Langkah Awal Kembangkan Literasi Anak di Bangka Belitung

Melati Erzaldi berharap, kegiatan pelatihan kecakapan mendongeng dapat melatih anak-anak dalam mengembangkan talenta dan literasi.

Diskominfo Babel
kegiatan Kelas Pendongeng Cilik Indonesia di Babel, di Gedung Mahligai Rumah Dinas Gubernur, Sabtu (27/03/2021). 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Melati Erzaldi selaku Penasehat Kampung Dongeng Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) berharap, kegiatan pelatihan kecakapan mendongeng dapat melatih anak-anak dalam mengembangkan talenta dan literasi. Karena tidak semua orang dapat mendongeng secara baik. 

Hal itu di sampaikan Melati ketika membuka secara langsung kegiatan Kelas Pendongeng Cilik Indonesia di Babel, yang berlangsung di Gedung Mahligai Rumah Dinas Gubernur, Sabtu (27/03/2021).

"Nah, Bunda senang sekali kegiatan ini diselenggarakan, karena bagi anak-anak yang senang bercerita, inilah waktu untuk mengembangkan bakatnya. Karena tidak semua orang bisa mendongeng, apalagi zaman sekarang," tutur Melati di hadapan peserta. 

Harapannya, kegiatan ini sebagai langkah pertama untuk meningkatkan literasi anak-anak di Babel. 
Untuk itu, kepada peserta pendongeng cilik Babel Melati berpesan agar anak-anak rajin membaca supaya dapat memperkaya kosakata dalam bercerita. 

"Dongeng salah satu media kita untuk menyampaikan pesan dari kegiatan yang menyenangkan. Melalui dongeng kita dapat menyampaikan pesan positif, pesan moral, dan pesan lainnya yang mudah dipahami oleh seseorang," ungkap Melati.

Dengan adanya kegiatan ini, Melati yang juga sebagai Bunda PAUD Babel, merasa senang apalagi kegiatan pelatihan dongeng untuk pertama kali diselenggarakan di Babel. Dengan kegiatan seperti ini banyak hal positif yang didapat oleh anak-anak. Ditambah lagi pengaruh teknologi di era digitalisasi yang tak terbendung saat ini. 

"Salah satu cara kita bagaimana menjauhkan anak-anak dari penggunaan gadget yang tidak wajar adalah melalui kegiatan mendongeng seperti ini lah yang tepat, dan kegiatan ini bisa menjadi motivasi bagi anak-anak yang lainnya. Gadget sebenarnya tidak salah, tetapi penggunaannya terkadang kurang tepat," kata istri orang nomor satu di Babel ini.

Desri Susilawani, Ketua Kampung Dongeng Babel sekaligus Ketua Kegiatan Kelas Pendongeng Cilik Indonesia di Babel menuturkan kepada awak media bahwa, kegiatan ini mengumpulkan beberapa anak dengan sangat terbatas karena situasi Covid - 19.

"Untuk kegiatan pertama di Babel, Kelas Pendongeng Cilik Indonesia, kita hanya menerima 20 orang anak dan kegiatan ini berlangsung 2 hari mulai tanggal 27 hingga 28 Maret 2021di Gedung Mahligai Rumah Dinas Gubernur," ungkap Ketua Kampung Dongeng Babel yang kerap disapa Kak Desri ini. 

Menurutnya, kegiatan ini ditargetkan dapat menemukan bakat-bakat anak untuk kembali menghidupkan dunia dongeng khususnya di Babel, mengingat saat ini dunia dongeng ini sudah dilupakan oleh anak-anak maupun orang tua. 

Halaman
12
Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved