Breaking News:

Advertorial

KUB Nelayan Trisa Indah Terima Jaring Udang dari PT Timah

PT Timah kembali menyalurkan bantuan bagi kelompok nelayan,KUB Trisa Indah Desa Benteng Kota, Bangka Barat, Jumat (26/3/2021).

Ist
PT Timah menyerahkan bantuan 170 unit jaring udang untuk KUB Trisa Indah Desa Benteng Kota, Bangka Barat, Jumat (26/3/2021). 

BANGKAPOS.COM , BANGKA --  PT Timah kembali menyalurkan bantuan bagi kelompok nelayan guna mendukung nelayan untuk dapat meningkatkan hasil tangkapan.

Kali ini, PT Timah menyerahkan bantuan 170 unit jaring udang untuk KUB Trisa Indah Desa Benteng Kota, Bangka Barat, Jumat (26/3/2021).

Jaring udang ini akan dibagikan kepada 14 nelayan yang tergabung dalam kelompok Trisa Indah, dengan bantuan jaring ini diharapkan dapat meningkatkan hasil tangkapan udang nelayan saat memasuki musim tenggara bulan depan.

Bantuan ini disambut antusias para nelayan dan pemerintah desa, karena memang saat ini nelayan sedang dalam masa sulit untuk mencari ikan lantaran terkendala cuaca.

Ketua Kelompok Trisa Indah, Minzuardi mengapresiasi bantuan dari PT Timah yang telah membantu nelayan kelompoknya.

Bantuan ini memang dibutuhkan, pasalnya nanti mereka akan menghadapi musim tenggara dimana banyak udang yang bermunculan. Sehingga jaring udang yang baru ini bisa meningkatkan hasil tangkapan udang mereka.

“Jaring ini akan kami bagikan untuk 14 anggota, satu orang dapatnya kemungkinan 13 pacs. Ini jadi persiapan kami untuk musim tenggara bulan depan, biasanya kalau musim tenggara banyak udang. Nelayan bisa nangkap sekitar 4-8 kg,” ujarnya.

Menurutnya, anggota kelompok mereka mencari ikan hanya sekitar 500 meter dari bibir pantai karena memang nelayan kecil yang hanya menggunakan perahu kolek, ada juga yang menggunakan mesin tempel.

“Kalau ngasil lumayan udang ini, sekitar Rp100.000 per kilogram, semoga nanti banyak hasilnya, karena nelayan kita hanya cari ikan paling sekitar 500 meter,” ungkap Mizuardi.

Ia mengatakan, ini bukan pertama kali dibantu PT Timah, namun sebelumnya juga kelompok mereka pernah dibantu empat unit mesin tempel 3,5 PK. Saat ini, mesin itu telah berkembang menjadi enam unit.

Halaman
12
Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved