Breaking News:

Aplikasi FightCovid19.id & Gelang Khusus Tak Lagi Dipakai, Satgas Covid-19 Babel Berikan Penjelasan

Bagaimana penanganan Covid-19 di Bangka Belitung setelah 1 tahun sejak kasus Covid-19 pertama kali muncul di Indonesia?

Penulis: Riki Pratama | Editor: M Ismunadi
bangkapos.com
Sekretaris Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Bangka Belitung Mikron Antariksa saat menjalani Vaksin Covid 19 di Dinkes Kabupaten Bangka Jumat (5/3/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Satu tahun sudah pandemi virus Corona (Covid-19) berada di Indonesia.

Kasus Corona pertama kali diumumkan, Presiden Joko Widodo pada 2 Maret 2020 lalu.

Saat merebaknya kasus Corona tersebut, berbagai daerah di Indonesia, dibuat kelabakan.

Kepala daerah memberlakukan berbagai kebijakan agar virus tersebut tak menyebar masuk ke setiap daerah.

Termasuk di Provinsi Bangka Belitung, pada waktu itu memberlakukam kebijakan melakukan tracking dan tracing terhadap orang-orang yang ingin datang ke Bangka Belitung, melalui pintu masuk Bandara maupun Pelabuhan.

Pemerintah Provinsi Bangka Belitung saat itu, membuat konsep 3T (Tracing, Testing, Treatment) dilakukan terhadap Orang Dalam Pengawasan (ODP) dan Orang Tanpa Gelaja (OTG) dengan menggunakan aplikasi dan gelang khusus.

Aplikasi itu bernama FightCovid19.id dapat digunakan menggunakan ponsel pribadi.

Munculnya aplikasi itu, bersamaan dengan pemberlakukan gelang khusus yang diberikan kepada setiap penumpang yang masuk ke Babel.

Gelang khusus itu, sebagai penanda dan memantau orang yang berstatus ODP di Bangka Belitung.

Waktu itu aplikasi FightCovid19.id disebut-sebut merupakan aplikasi pertama kali yang ada di Indonesia dan belum digunakan pada wilayah lain.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved