Breaking News:

Jangan Remehkan Daun Kelor, Berukuran Kecil Tetapi Kaya Manfaat untuk Kesehatan

Hasil analisis menunjukkan bahwa daun kelor memiliki kandungan gizi yang sangat penting untuk mencegah berbagai macam penyakit.

freepik
Daun kelor 

Meskipun peradangan adalah sebuah mekanisme perlundungan, tetapi kondisi ini juga bisa menimbulkan masalah jika terus berlanjut dalam waktu lama.

Peradangan berkelanjutan terkait dengan banyak masalah kesehatan kronis, termasuk penyakit jantung dan kanker.

Menurut Healthline, sejumlah ilmuwan lewat beberapa penelitian percaya bahwa isothiocyanate adalah senyawa anti-peradangan utama yang terkandung dalam daun, polong, dan biji kelor.

Namun sejauh ini, penelitian hanya terbatas pada penelitian tabung reaksi dan hewan.

Masih harus diteliti apakah kelor memiliki efek anti-peradngan yang serupa pada manusia.

Baca juga: 4 Pola Diet yang Sangat Disarankan untuk Pasien Diabetes

 4. Menurunkan kolesterol

Seperti yang telah disebutkan, daun kelor diyakini mampu membantu menurunkan kolesterol.

Penelitian pada hewan dan manusia menunjukkan bahwa kelor mungkin memberi efek penurun kolesterol yang serupa.

Adapun kolesterol tinggi berkaitan dengan peningkatan risiko sejumlah penyakit, termasuk penyakit jantung.

Namun, kita bisa memanfaatkan sumber makanan nabati untuk membantu mengurangi kolesterol dan daun kelor menjadi salah satunya.

Baca juga: 5 Makanan yang Baik untuk Kesehatan Paru-paru

5. Melindungi dari keracunan arsenik

Kontaminasi arsenik pada makanan dan air terjadi di banyak bagian dunia.

Jenis beras tertentu, misalnya, mungkin mengandung kadar arsenik yang sangat tinggi.

Paparan arsenik tingkat tinggi dalam jangka panjang dapat menyebabkan masalah kesehatan seiring waktu, seperti kanker dan penyakit jantung.

Menariknya, beberapa penelitian pada tikus menunjukkan bahwa daun dan biji kelor dapat melindungi tubuh dari beberapa efek toksisitas arsenik.

Hasil penelitian itu cukup menjanjikan, tetapi perlu diteliti lebih lanjut apakah efeknya juga berlaku sama untuk manusia.

Baca juga: 7 Makanan untuk Meningkatkan Kesehatan Jantung

6. Mengatasi disfungsi ereksi

Daun kelor memiliki potensi sebagai afrodisiak atau membangkitkan gairah.

Untuk itu, daun kelor telah digunakan untuk mengobati disfungsi ereksi dalam pengobatan tradisional.

Meskipun penggunaan ini belum terbukti dalam uji coba pada manusia, penelitian pada tikus menunjukkan bahwa kelor dapat meningkatkan fungsi seksual pada pria dengan meningkatkan kadar testosteron.

Baca juga: Jangan Anggap Remeh, Sakit Punggung Bisa Jadi Ciri TBC Tulang

7. Menyehatkan mata

Menurut dokter dan herbalis dari Tangerang Selatan, dr Prapti Utami dalam buku "Daun Kelor: Antidiabetes, Sahabat Mata, Pelindung Ginjal" yang ditulis oleh Redaksi Trubus (2019), daun kelor kering mengandung vitamin A 10 kali lebih banyak dari wortel, sementara kelor segar empat kali wortel.

Selain itu, kelor juga mengandung mineral dan nutrrisi lain, serta antioksidan tinggi yang dapat membantu perbaikan sel sehingga dapat mendukung pemulihan fungsi mata.

Kelor saja memang tidak bisa memberi khasiat langsung pada mata, melainkan bisa menjadi pelengkap nutrisi.

Khasiat daun kelor dapat diperoleh lewat berbagai bentuk olahan.

Namun, Prapti mengingatkan agar kelor dapat dikonsumsi secara bijak.

Sebab, konsumsi kelor berlebih malah akan memengaruhi tekanan darah atau meningkatkan asam lambung.

Cukup konsumsi satu kantong teh celup atau setara 6 gram serbuk daun kering kelor, per harinya. Jika berbentuk daun segar, disarankan hanya mengonsumsi sekitar 30 gram. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 7 Manfaat Tak Terduga dari Daun Kelor

Editor: suhendri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved