Breaking News:

Berita Kriminal

Kasus Narkoba Tertinggi di Bangka Tengah Terjadi di Tiga Kecamatan Ini 

- Kasus tertinggi penyalahgunaan  nartkotika dan obat berbahaya (Narkoba) di Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), terjadi di tiga kecamatan, yakni Lubuk

Penulis: Sela Agustika | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Kasat Narkoba Polres Bangka Tengah, Iptu Guntur Napitupulu (bangkapos.com/Sela Agustika) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Kasus tertinggi penyalahgunaan  nartkotika dan obat berbahaya (Narkoba) di Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), terjadi di tiga kecamatan, yakni Lubuk Besar, Simpangkatis, dan Sungaiselan.

Sementara itu, khusus narkotika jenis sabu yang sering terjadi di daerah ini, belum dapat dipastikan berasal dari mana.

"Dari tiga Kecamatan Lubuk Besar, Simpangkatis, dan Sungaiselan ini hasil penyelidikan terakhir yang kita lakukan, barangnya dari Pangkalpinang. Tetapi tidak tau untuk bandarnya ini karena sistemnya putus, di mana mereka (bandar -red) memberi ke pengedar yang lain sistemnya main lempar bukan COD. Ketika sudah dilempar disuatu tempat baru mereka (pengedar - red) mengambil di lokasi tersebut," kata Kepala Kesatuan (Kasat) Narkoba Polres Bangka Tengah,  Iptu Guntur Napitupulu, Minggu (28/3/2021).

Kata Kasat, rata-rata barang temuan narkotika jenis sabu yang diedarkan ini diselipkan dibungkus rokok.

"Sejauh ini hasil operasi yang kita temukan rata-rata dibungkus rokok sebagai alat untuk menyimpan sabu ini dan untuk yang dijual kembali ke pengguna ini dimasukkan ke strip bening dan mereka yang pengedar ini rata-rata penguna juga," ujarnya.

Lebih lanjut, untuk mencegah semakin maraknya kasus Narkoba, pihaknya juga giat melakukan sosialisai di berbagai tempat, khususnya dalam memberikan edukasi terkait bahaya Narkoba.

"Untuk sosialisasi sendiri, biasanya kita sering diundang ke sekolah-sekolah atau kita juga terjun langsung sosialisasi ke tempat-tempat tertentu," katanya.

Ia mengimbau kepada warga untuk tidak mencoba atau terjerumus ke dalam barang haram yang dapat merusak mental, khususnya genrasi muda.

"Kita ketahui bersama, Narkoba ini adalah musuh negara, agama dan semua umat.
Tidak ada ruang bagi pemakai dan pengedar," tegasnya. (Bangkapos.com/Sela Agustika)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved