Breaking News:

Sedihnya, Ibu Muda Ini Tak Sempat Lihat Bayi yang Baru Dilahirkan, Meninggal 5 Jam Setelah Operasi

Seorang ibu muda meninggal dunia tanpa sempat melihat bayi yang baru saja dilahirkannya, Sabtu (27/3/2021).

freepik
Ilustrasi - Sedihnya, Ibu Muda Ini Tak Sempat Lihat Bayi yang Baru Dilahirkan, Meninggal 5 Jam Setelah Operasi 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG TIMUR - Seorang ibu muda meninggal dunia tanpa sempat melihat bayi yang baru saja dilahirkannya, Sabtu (27/3/2021).

Perempuan 20 tahun itu meninggal dunia lima jam setelah menjalani operasi melahirkan di RSUD Belitung Timur.

Dia juga meninggal dunia dalam keadaan positif covid-19.

Direktur RSUD Belitung Timur dr Vonny Primasari mengatakan DA meninggal lima jam setelah operasi melahirkan dilakukan.

"Ada informasi berkembang di media bahwa DA meninggal di meja operasi. Itu tidak benar. DA meninggal lima jam setelah operasi dilakukan karena mengalami perburukan kondisi," kata dr Vonny saat ditemui posbelitung.co, Minggu (28/3/2021).

dr Vonny mengungkapkan kronologis medisnya yaitu awalnya DA sempat mengalami kejang pertama kali di rumahnya. Lalu keluarganya membawa ke Puskesmas Gantung dan di sana DA juga kejang-kejang.

Setelah itu, lanjut dr Vonny, pihak puskesmas berkontak dengan RSUD Beltim untuk merujuk pasien tersebut. Sebelumnya dilakukan tes swab antigen terhadapnya dan menunjukkan hasil positif terpapar covid-19.

"Dari keterangan keluarga memang sudah demam sejak dua hari sebelumnya. Namun mereka bilang tidak pernah kontak dengan orang yang positif," tambah dr Vonny.

Lalu setelah dirujuk langsung diarahkan ke IGD Gedung Isolasi RSUD Beltim dan di sana DA mengalami kejang lagi. Karena kehamilannya yang sudah menginjak usia 35-36 bulan, maka dokter memutuskan untuk segera mengoperasi pasien dengan persetujuan keluarganya.

dr Vonny bilang pukul 13.40 WIB operasi sesar selesai dilaksanakan dengan kondisi medis yang sudah memburuk ditandai dengan tensi yang tinggi. Setelah operasi hingga dia dinyatakan meninggal, DA tidak sadarkan diri sehingga belum sempat melihat bayi yang ia lahirkan.

"Bayinya selamat lahir dengan berat 2.400 gram. Bayi tersebut langsung diswab antigen dan hasilnya negatif. Sampai hari ini kondisinya baik dan sore ini akan dilakukan swab antigen kedua," kata dr Vonny.

dr Vonny mengatakan DA mengalami eklampsia atau kejang pada saat kehamilan. Dia mengatakan hal ini merupakan kondisi gawat darurat dalam kehamilan apalagi ditambah dengan status pasien tersebut terkonfirmasi positif covid-19.

"Sampai pukul 18.15 WIB pasien mengalami perburukan. Dokter dan perawat sudah berupaya semaksimal mungkin seperti resusitasi jantung paru sampai 12 siklus. Pukul 18.44 WIB dinyatakan meninggal dunia," ujar dr Vonny.

Sampai hari ini, di Belitung Timur sudah ada delapan kematian orang yang terkonfirmasi positif covid-19. Di mana enam di antaranya meninggal di RSUD Beltim, satu di Puskesmas Manggar, dan satu di rumah. (Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Penulis: Bryan Bimantoro
Editor: M Ismunadi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved