Breaking News:

Berita Bangka

Dilarang Terlibat Narkoba dan LGBT, Ini Peringatan Wakapolda Babel kepada Personel Polres Bangka

Wakapolda Bangka Belitung, Brigjen Pol Umardani memperingatkan personel di jajaran Polda Kepulauan Bangka Belitung tidak terlibat narkoba dan LGBT.

Penulis: deddy_marjaya
Editor: El Tjandring
bangkapos.com/deddy marjaya
Wakapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Pol Umardani saat memimpin apel di Polres Bangka Senin (29/3/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Wakapolda Kepulauan Bangka Belitung, Brigjen Pol Umardani memperingatkan personil di jajaran Polda Kepulauan Bangka Belitung untuk tidak terlibat narkoba dan LGBT.

"Ingatlah jangan terlibat penyalahgunaan narkoba resikonya pemecatan dan ini sudah terulang terjadi tidak ada gunanya terlibat narkoba baik menggunakan ataupun mengedarkan," kata Brigjen Pol Umardani saat memimpin apel di Polres Bangka, Senin (29/3/2021).

Brigjen Pol Umardani mengatakan, mereka yang menggunakan narkoba dipastikan tidak akan maksimal dalam bekerja.

Sebab mereka yang menggunakan narkoba dipastikan ada syaraf-syarafnya yang putus dan menggangu pola pikir.

"Bagaimana mau bekerja dan melayani masyarakat dengan maksimal kalau otak, syarafnya terganggu sudah tinggalkan lah narkoba jangan main-main lagi dalam penyalahgunaan narkoba," kata Brigjen Pol Umardani.

Saat memberikan arahan tiba-tiba Brigjen Pol Umardani memanggil satu nama personel Polres Bangka yang terlibat narkoba. Namun diketahui yang bersangkutan sedang bertugas di pengamanan vaksin.

"Itu diingatkan lagi masih juga terlibat narkoba pecat tidak ada ampun," kata Brigjen Pol Umardani.

Tak hanya narkoba Brigjen Pol Umardani juga meminta personel Polres Bangka tidak terlibat LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan transgender).

Menurut Wakapolda, masalah LGBT memang ada dan terjadi jadi hindarkan karena memalukan institusi. LGBT sama dengan narkoba membuat ketagihan.

"Ada itu dan sudah dipecat berawal dari pergaulan dan terjadi terus menerus jadi jangan salah bergaul nanti malah terlibat LGBT," kata Brigjen Pol Umardani.

Selain masalah narkoba dan LGBT, Brigjen Pol Umardani juga meminta personel Polres Bangka untuk menjaga penampilan dan kerapian.

Rambut harus dipotong sesuai aturan kecuali mereka yang bertugas di Reserse atau intel.

Penggunaan barang bermerek dan perhiasan berlebihan juga dihindarkan karena akan menjadi sorotan masyarakat.

Ipda Wardiansyah Provos Polda Kepulauan Bangka Belitung menggunting rambut personil Polres Bangka yang kedapatan tidak rapi, Senin (29/3/2021).
Ipda Wardiansyah Provos Polda Kepulauan Bangka Belitung menggunting rambut personil Polres Bangka yang kedapatan tidak rapi, Senin (29/3/2021). (bangkapos.com/deddy marjaya)

"Jangan mentang-mentang boleh rambut panjang kemudian ada yang pakai anting, pakai perhiasan atau pakai barang barang mahal kalian itu personil polri bukan selebritis," kata Brigjen Pol Umardani.

(bangkapos.com/deddy marjaya)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved