Breaking News:

Berita Bangka Selatan

Hindari Tracking, 16 Warga Desa Sadai Pindah ke Celagen, Tiga di Antaranya Positif Covid-19

Sedikitnya 16 warga Desa Sadai diduga meninggalkan tempat tinggal mereka saat akan di-tracking oleh Tim Surveilans Covid-19 Kabupaten Bangka Selatan.

(Bangka Pos/Jhoni Kurniawan)
Penampakan terkini di Karantina Desa Sadai sebagai bagian PPKM Mikro, Selasa (30/3/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sedikitnya 16 warga Desa Sadai diduga meninggalkan tempat tinggal mereka saat akan di-tracking oleh Tim Surveilans Covid-19 Kabupaten Bangka Selatan, Selasa (30/3/2021).

Ke-16 warga ini diduga mengungsi ke Desa Celagen untuk menghindari proses tracking petugas yang digelar di Desa Sadai pascadiberlakukannya Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

Nahasnya lagi, Kepala Desa Sadai, Amin menyebutkan tiga dari 16 orang ini dinyatakan positif Covid-19 setelah proses Rapid Antigen yang digelar oleh tim kesehatan dari Puskesmas Pongok.

Namun demikian Amin menyatakan pihaknya tetap berkomunikasi dan berkoordinasi bersama aparat Desa Celagen dan Puskesmas Pongok agar menjaga warga Desa Sadai yang positif Covid-19.

Pihaknya lanjut Amin turut menyatakan akan meminta bantuan Satuan Tugas Pengendalian Covid-19 Kabupaten Bangka Selatan untuk mencari solusi terbaik mengenai kondisi ini.

"Kami akan meminta bantuan ke Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka Selatan apakah warga kita ini dibiarkan dikarantina di sana (Desa Celagen -red) atau harus dibawa ke Karantina Desa Sadai," ujar Amin.

Ia turut mengingatkan kepada seluruh masyarakat Desa Sadai agar tetap berada di Desa Sadai dan tidak melakukan perjalanan kemana-mana demi mencegah penyebaran Covid-19.

(Bangka Pos/Jhoni Kurniawan)

Penulis: Jhoni Kurniawan
Editor: El Tjandring
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved