Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Dinsos Sebut Tingkat Kenakalan Remaja di Bangka Tengah Selama Pandemi Menurun

Tingkat kenakalan remaja selama pandemi Covid-19 di Bangka Tengah cenderung menurun, karena anak-anak nongkrong sudah jaran

bangkapos.com/Sela Agustika
Kepala Dinas Sosial dan Pemerintahan Desa (DisosPmd) Bangka Tengah (Bateng) Risaldi Adhari. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Dinas Sosial dan Pemerintahan Desa (DisosPmd) Bangka Tengah (Bateng) Risaldi Adhari menyebutkan tingkat kenakalan remaja di Bangka Tengah selama pandemi Covid-19 terjadi penurunan.

"Kalau data detail terkait kenakalan remaja ini memang yang menangani bukan hanya kita saja, tetapi saya lihat justu selama pandemi ini angka kenakalan remaja ini memang menurun dari biasanya," kata Risaldi.

Ia menjelaskan, hal ini disebakan karena aktivitas anak-anak selama pandemi cendrung berada di rumah, karena untuk tempat-tempat yang menjadi kerumunan sering ditinjau dan didatangi oleh Satgas Covid-19 ataupun aparat kepolisian dan lainnya.

"Tingkat kenakalan remaja selama pandemi Covid-19 di Bangka Tengah cenderung menurun, karena anak-anak nongkrong sudah jarang, jika pun ada yang nongkrong sudah ada razia baik itu dari Kepolisian, Koramil, Satpol PP atau gabungan dari ketiganya," ujarnya kepada Bangkapos.com, Rabu (31/3/2021).

Namun ia menambahkan, selama pandemi justru muncul kebiasan dimana anak-anak mulai banyak menggunakan android.

"Memang anak-anak selama pandemi ini tidak banyak yang berkeliaran menunjukkan dirinya di tempat-tempat umum atau jika pun ada perkumpulan mereka sudah disibukkan dengan HP Androidnya masing-masing, sibuk dengan main game dan lainnya,"ungkap Rizaldi.

Untuk itu, ia mengimbau agar orangtua tetap mengawasi dan mengontrol anak-anak agar tidak terlalu sering menggunakan hanphone yang dapat mengakibatkan kecanduan atau justru berdampak buruk bagi psikologis anak.

"Kita sebagai orangtua juga harus mengontrol dan mengawasi, boleh saja anak main hp, tetapi waktu nya kalau bisa kita batasi agar tidak menyebabkan mereka kecanduan, dan berdampak buruk pada kesehatan, khususnya mata," tuturnya.

Dia berharap keberadaa remaja di Bangka Tengah bisa menjadi kebanggaan bangsa dan tidak melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri, keluarga, bangsa dan negara.

Bangkapos.com/Sela Agustika

Penulis: Sela Agustika
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved