Breaking News:

Advertorial

Jaksa Menyapa: Gunakan Media Sosial Dengan Bijak

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Bangka Belitung kembali melaksanakan kegiatan Dialog Interaktif Program Jaksa Menyapa.

Ist (Bid. Penkum Kejati Provinsi Bangka Belitung)
Kasi Penkum Kejati Kepulauan Bangka Belitung, Basuki Raharjo saat hadir dalam program Dialog Interaktif Jaksa Menyapa, Rabu (30/03). 

BANGKAPOS.COM - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Bangka Belitung kembali melaksanakan kegiatan Dialog Interaktif Program Jaksa Menyapa yang bertempat di Studio Mini RRI Lantai 4 Kantor Gubernur Babel, Selasa (30/3) jam 09.00 WIB.

Program Dialog Interaktif Jaksa Menyapa kali ini menghadirkan narasumber yaitu Kasi Penerangan Hukum Kejati Kepulauan Bangka Belitung, Basuki Raharjo.

Mengusung tema "Keamanan Dalam Menggunakan Sosial Media Sebagai Alat Komunikasi", Basuki Raharjo mengakui, hampir seluruh masyarakat kini mempunyai gawai, baik muda maupun tua, namun adakalanya lupa atau lalai bagaimana menggunakan teknologi yang seharusnya.

"Di zaman sekarang ini, gawai atau gadget sudah bukan barang langka lagi, dari usia muda sampai tua, mayoritas punya. Mulai dari sekedar untuk alat telekomunikasi, hingga berselancar di dunia maya, salah satunya bermedia sosial," ujarnya.

Kasi Penkum Kejati Kepulauan Bangka Belitung saat berinteraksi dalam program Dialog Interaktif Jaksa Menyapa
Kasi Penkum Kejati Kepulauan Bangka Belitung saat berinteraksi dalam program Dialog Interaktif Jaksa Menyapa (Ist (Bid. Penkum Kejati Provinsi Bangka Belitung))

Dia mengatakan, media sosial sekarang ini sudah lumrah untuk digunakan sebagai alat komunikasi, namun jangan sampai melupakan pada aturan yang berlaku yakni Undang-Undang ITE.

Untuk itu Kejaksaan se-Wilayah Bangka Belitung akan melakukan sosialisasi dan memberikan pemahaman terkait aturan-aturan dalam UU ITE perihal bermedia sosial, serta apa hukuman bagi oknum atau pihak yang dengan sengaja menyalahgunakan nya untuk melakukan ujaran kebencian/SARA.

"Kejaksaan akan melakukan sosialiasi dari sekolah-sekolah hingga ke desa-desa, pihak Kejaksaan juga akan bersinergi bersama seluruh Stakeholder," katanya.

"Harapannya dengan masyarakat semakin memahami aturan-aturan hukum tersebut, bijak dalam menggunakan media sosial, bijak dan cerdas merespon pemberitaan atau kejadian yang belum jelas kebenarannya, InsyaAllah akan terhindar dari penegakan hukum," pungkasnya.

Dia menegaskan untuk jangan langsung percaya dan jangan pula asal bagikan berita yang belum jelas, lihat sumbernya terlebih dahulu, baca beritanya, jangan sampai malah ikut menyebarkan kabar bohong/Hoax yang pada akhirnya akan menyusahkan semua orang. (*)

Penulis: Iklan Bangkapos
Editor: El Tjandring
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved