Breaking News:

Berita Bangka

Kesulitan Jaringan Internet, Sejumlah SD di Kabupaten Bangka Tak Bisa Ujian Online, Begini Solusinya

Kepala SD Negeri 20 Kecamatan Merawang, Sucipto mengeluhkan sinyal internet yang lemah di Dusun Limbung Desa Jada Bahrin Kecamatan Merawang, Bangka.

(Bangkapos.com/Edwardi)
Wakil Bupati Bangka Syahbudin menjadi narasumber kegiatan Sosialisasi Ujian SD Tahap 3 Tahun Ajaran 2020/2021 untuk 20 kepala sekolah SDN di Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka di aula SMPN 2 Subgailiat, Rabu (31/03/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala SD Negeri 20 Kecamatan Merawang, Sucipto mengeluhkan sinyal internet yang lemah di Dusun Limbung Desa Jada Bahrin Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka.

Karena hal itu sangat tidak memungkinkan untuk melaksanakan ujian SD secara daring atau online.

"Kami di Dusun Limbung Desa Jada Bahrin merupakan sekolah SDN yang paling bontot di Kecamatan Merawang menghadapi kendala sinyal internet yang lelet sehingga tidak memungkinkan melaksanakan ujian SD secara daring, jadi mohon petunjuknya," kata Sucipto saat Kegiatan Sosialisasi Ujian SD Tahap 3 Tahun Ajaran 2020/2021 untuk 20 kepala sekolah SDN di Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka di aula SMPN 2 Subgailiat, Rabu (31/03/2021).

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangka, Rozali Romkad membenarkan masalah yang sedang dihadapi Sucipto, Kepsek SDN 20 Kecamatan Merawang itu.

Hal ini juga dialami SDN yang berada di Desa Pekan, Pesaren Kecamatan Belinyu, juga SDN yang ada di Desa Penagan, Kota Kapur Kecamatan Mendo Barat dan lainnya yang berada di daerah pelosok.

"Jangankan sinyal internet, untuk menelpon saja kesulitan, kadang ada sinyal kadang hilang," kata Rozali Romkad.

Dia menambahkan, meskipun ada kendala-kendala namun pelaksanaan Ujian SD ini harus tetap dilakukan mulai tanggal 19 April hingga 22 April 2021 mendatang.

"Soal leletnya sinyal internet maka pihak kepala sekolah bisa melaksanakan secara luar jaringan atau luring atau offline untuk beberapa sekolah yang mengalami kendala sinyal ini".

"Sedangkan sekolah-sekolah yang tidak ada kendala sinyal internet dilakukan secara dalam jaringan (daring) atau online," kata Rozali Romkad.

Dia menanbahkan, selain itu untuk daerah Limbung Jasa Bahrin dan daerah pelosok lainnya juga tidak ada warga setempat yang terpapar wabah Covid-19, sehingga lebih aman untuk pelaksanaan secara offline, namun tetap menerapkan prokes 3M.

Halaman
12
Penulis: edwardi
Editor: El Tjandring
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved