Breaking News:

Hipertensi

Menderita Darah Tinggi? Ini 9 Makanan Pantangan yang Perlu Dihindari

Makanan asin dan bergula, serta makanan tinggi lemak jenuh bisa meningkatkan tekanan darah.

Freepik.com
Daging merah 

Sementara itu, satu hot dog bisa mengandung 567 mg natrium.

Hal inilah yang kemudian menjadikan sandwich termasuk makanan pantangan darah tinggi, mengingat sering disajikan dengan daging deli yang mengandung natrium tinggi.

3. Pizza beku

Kombinasi bahan-bahan dalam pizza beku berarti tinggi gula, lemak jenuh, dan natrium.

Misalnya saja, keju yang sering kali mengandung natrium tinggi.

Di mana, hanya dengan dua potong keju, bisa mengandung 512 mg sodium.

Belum lagi, ini masih dikombinasikan dengan adonan pizza yang asin atau manis, daging yang diawetkan, dan saus tomat.

Untuk mempertahankan rasa pada pizza setelah dimasak, produsen juga sering kali menambahkan banyak garam.

Satu pizza pepperoni 12 inci yang dimasak dari beku sedikitnya bisa mengandung 3.140 mg natrium, yang jauh di atas batas harian 2.300 mg.

Sebagai gantinya, cobalah membuat pizza yang menyehatkan di rumah sendiri dengan menggunakan adonan buatan sendiri, keju rendah sodium, dan sayuran favorit sebagai topping.

Baca juga: Ibu Hamil Perlu Tahu, Ini Bahayanya Rumput Fatimah untuk Persalinan

4. Acar

Mengawetkan makanan apa pun membutuhkan garam.

Garam bisa menghentikan makanan agar tidak membusuk dan membuatnya bisa dimakan lebih lama.

Makin lama sayuran berada dalam pengalengan dan mengawetkan cairan, makin banyak natrium yang mereka ambil.

Satu ketimun acar kecil bisa mengandung 447 mg sodium.

Jadi akan lebih baik penderita darah tinggi untuk bisa membatasi atau mengurangi konsumsi acar.

Baca juga: Anda Menderita Diabetes? Ini 3 Camilan Sehat yang Direkomendasikan

5. Sup kalengan

Sup kalengan memang sederhana dan mudah disiapkan, terutama saat Anda kehabisan waktu atau merasa tidak enak badan.

Namun, sup kalengan mengandung banyak natrium. Ini berarti sup kalengan dapat meningkatkan tekanan darah.

Satu kaleng sup tomat bisa mengandung 1.110 mg sodium, sedangkan sekaleng sup ayam dan sayur dapat mengandung 2.140 mg sodium.

Bagi pengidap hipertensi, cobalah memilih sup rendah natrium atau rendah natrium, atau buat sup sendiri di rumah dari bahan-bahan segar.

6. Produk tomat kalengan

Melansir Medical News Today, kebanyakan saus tomat kalengan tersedia dengan kandungan natrium tinggi.

Ini berarti makanan ini dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah Anda, terutama jika Anda sudah memiliki tekanan darah tinggi.

Satu porsi (135 g) saus marinara sendiri bisa mengandung 566 mg sodium.

Sebagai solusi, penderita darah tinggi dapat mengonsumsi suas tomat yang tersedia dengan kandungan rendah natrium rendah.

Lebih menyehatkan lagi, penderita hipertensi lebih memilih menggunakan tomat segar, yang kaya akan antioksidan yang disebut likopen.

Baca juga: Pria Perlu Tahu, Ini 13 Tanda Testosteron Rendah

Sayuran segar ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan jantung.

7. Gula

Gula dapat meningkatkan tekanan darah Anda dengan beberapa cara.

Penelitian menunjukkan bahwa gula, terutama minuman yang dimaniskan dengan gula, berkontribusi pada penambahan berat badan pada orang dewasa dan anak-anak.

Kegemukan dan obesitas merupakan predisposisi orang-orang yang dipercaya untuk mengalami tekanan darah tinggi.

Gula tambahan mungkin juga memiliki efek langsung pada peningkatan tekanan darah, menurut sebuah ulasan penelitian pada 2014.

Sebuah studi pada wanita dengan tekanan darah tinggi melaporkan bahwa penurunan gula sebesar 2,3 sendok teh dapat menyebabkan penurunan sistolik 8,4 mmHg dan penurunan tekanan darah diastolik 3,7 mmHg.

Baca juga: Waspadai 8 Kemungkinan Tanda-tanda Kanker

8. Makanan olahan dengan lemak trans atau lemak jenuh

Untuk menjaga kesehatan jantung, orang harus mengurangi lemak jenuh dan menghindari lemak trans.

Ini terutama berlaku untuk orang dengan tekanan darah tinggi.

Lemak trans adalah lemak buatan yang meningkatkan umur simpan dan stabilitas makanan kemasan.

Namun, lemak ini juga dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan menurunkan kadar kolesterol baik (HDL), yang dapat meningkatkan risiko hipertensi.

Lemak trans sangat buruk bagi kesehatan Anda dan dikaitkan dengan kesehatan jantung yang buruk, termasuk peningkatan risiko:

* Penyakit jantung

* Stroke

* Diabetes tipe 2

Makanan kemasan yang sudah disiapkan sebelumnya sering kali mengandung lemak trans dan lemak jenuh, di samping gula, natrium, dan karbohidrat rendah serat dalam jumlah tinggi.

Baca juga: Awas, Terlalu Banyak Minum Kopi Bisa Memunculkan 5 Masalah Kesehatan

Lemak jenuh banyak ditemukan pada produk hewani, antara lain:

* Susu dan krim penuh lemak

* Mentega

* Daging merah

* Kulit ayam

Salah satu cara untuk mengurangi asupan lemak jenuh adalah dengan mengganti beberapa makanan hewani dengan alternatif nabati yang menyehatkan.

Banyak makanan nabati mengandung asam lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda yang menyehatkan.

Contoh makanan nabati meliputi:

* Kacang-kacangan

* Biji-bijian

* Minyak zaitun

* Alpukat

9. Alkohol

Minum terlalu banyak alkohol dapat meningkatkan tekanan darah Anda.

Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi, dokter Anda mungkin menyarankan Anda mengurangi jumlah alkohol yang diminum.

Pada orang yang tidak menderita hipertensi, membatasi asupan alkohol dapat membantu mengurangi risiko tekanan darah tinggi.

Alkohol juga dapat mencegah obat tekanan darah apa pun yang Anda konsumsi bekerja secara efektif melalui interaksi obat.

Selain itu, banyak minuman beralkohol yang tinggi gula dan kalori.

Minum alkohol dapat berkontribusi pada kelebihan berat badan dan obesitas, yang dapat meningkatkan risiko hipertensi.

Jika mengurangi alkohol sulit, bicarakan dengan dokter Anda untuk meminta nasihat. (Kompas.com/Irawan Sapto Adhi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 9 Makanan Pantangan Darah Tinggi yang Perlu Dihindari

Editor: suhendri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved