Breaking News:

Rapat Koordinasi Wakil Rektor Bidang Kerjasama PTKIN Tahun 2021, Hadirkan International Office

Rapat Koordinasi ini diinisiasi oleh Kasubdit bidang Kerjasama Diktis Kementerian Agama bekerjasama dengan Forum Wakil Rektor bidang Kerjasama PTKIN.

IAIN SAS Bangka Belitung
Rapat Koordinasi Wakil Rektor Bidang Kerjasama 

BANGKAPOS.COM - Rapat Koordinasi Wakil Rektor Bidang Kerjasama ini dilaksanakan  dengan tuan rumah Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Jati Bandung, di Hotel Novotel Jl Cihampelas Bandung, Jawa Barat, Senin (29/03/2021) sampai Rabu (31/03/2021).

Berdasarkan ORTAKER PTKIN wakil rektor bidang Kerjasama adalah Wakil Rektor bidang Kerjasama (WR IV) pada UIN dan Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama (WR III) di IAIN.

Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama IAIN SAS Bangka Belitung Dr. H. Janawi, M.Ag juga hadir dalam acara ini.

Di samping WR III dan WR IV PTKIN, acara ini juga mengikutsertakan pihak International Office yang sudah terbentuk pada beberapa UIN dan beberapa IAIN yang tersebar di Indonesia. 

Rapat Koordinasi ini diinisiasi oleh Kasubdit bidang Kerjasama Diktis Kementerian Agama bekerjasama dengan Forum Wakil Rektor bidang Kerjasama PTKIN.

Dalam sambutannya, Ketua Forum Wakil Rektor bidang Kerjasama menyampaikan bahwa PTKIN harus membuka diri dengan pihak luar dengan format pengembangan kerjasama dengan perguruan tinggi dan stake holder. Untuk itu forum ini memiliki peran strategis dalam merancang arah kebijakan dan pengembangan PTKIN ke depan.

Arah Kebijakan dan Pengembangan Kerjasama menjadi pilar penting bagi pengembangan PTKIN di Indonesia, papar Rektor UIN Sunan Gunung Jati, Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si pada acara pembukaan.

Lebih lanjut, Rektor UIN Sunan Gunung Jati menjelaskan bahwasanya PTKIN perlu melakukan perubahan paradigma tatakelola. Dalam kondisi saat ini dan ke depan, Kerjasama diarahkan pada memperkuat peran tridarma perguruan tinggi dengan melakukan kolaborasi dan sinergi antar perguruan tinggi PTKIN, antar perguruan tinggi lain di Indonesia, perguruan tinggi dengan stake holder dan bahkan PTKIN dengan perguruan tinggi luar negeri. 

Pertemuan ini memiliki makna penting dalam menentukan strategis pengembangan PTKIN ke depan. Oleh karena itu pertemuan ini dihadiri narasumber penting baik dari Kementerian Agama maupun beberapa Atdikbud Indonesia di liuar negeri seperti Jerman, Arab Saudi dan Mesir. 

Prof. Dr. H. M. Ali Ramdhani, S.TP, MT selaku Dirjen Pendis Kementerian Agama menyatakan, sesungguhnya kerjasama menjadi pilar penting pengembangan  PTKIN ke depan. Pada tahap awal, prioritas kerjasama masing-masing PTKIN hendaknya tetap berorientasi pada kerangka penguatan Tridarma Perguruan tinggi.

Halaman
123
Penulis: Iklan Bangkapos
Editor: El Tjandring
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved