Breaking News:

Sampaikan LKPJ, Gubernur Bangka Belitung Beberkan Capaian di Tahun 2020

Namun berkat kerja keras dan sejumlah langkah inovatif serta revolusioner, Pemprov. Babel di bawah kepemimpinan Gubernur Erzaldi Rosman mampu melaksan

Diskominfo Babel
Gubernur Erzaldi Rosman 

BANGKAPOS.COM , BANGKA  - Di tengah situasi Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan, Tahun 2020 menjadi tahun yang berat bagi hampir seluruh pemangku kebijakan mulai pusat hingga daerah, termasuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Namun berkat kerja keras dan sejumlah langkah inovatif serta revolusioner, Pemprov Babel di bawah kepemimpinan Gubernur Erzaldi Rosman mampu melaksanakan berbagai program kerja yang diagendakan pada Tahun Anggaran 2020.

Hal itu terungkap dalam Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Tahun Anggaran 2020, Rabu (31/3/2021).

Mengawali paparan di hadapan Anggota DPRD Babel, Gubernur Babel, Erzaldi Rosman menyampaikan gambaran umum situasi yang dihadapi di tengah pandemi yang menghadang pada Tahun 2020, pelaksanaan APBD berjalan lancar meskipun kurang optimal.

“Kita sadari bersama, tahun 2020 yang disertai munculnya pandemi Covid-19 merupakan situasi dan kondisi yang sama sekali tak terbayangkan. Ini menjadi tahun penuh tantangan dan ujian berat sehingga membutuhkan kesabaran revolusioner,” ucapnya.

Oleh karena itu, Pemprov Babel mengeluarkan kebijakan dengan melakukan refocusing dan realokasi anggaran terkait penanganan Covid-19 dan juga pemberian bantuan untuk para pedagang dan para pekerja informal, industri kecil menengah, usaha mikro, kecil dan menengah serta masyarakat yang terdampak pandemi.

Orang nomor satu di Babel itu juga memaparkan kenaikan dari segi kualitas pembangunan manusia yang dilihat dari capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada Tahun 2020 memiliki nilai 71.47, meningkat sebesar 0.17 dibanding tahun sebelumnya.

"Komponen IPM diantaranya umur harapan hidup, angka harapan lama sekolah, rata-rata lama sekolah, dan pengeluaran per kapita rata-rata penduduk," katanya.

Terkait kebijakan pengelolaan keuangan daerah pada tahun 2020, target pendapatan penerimaan daerah selama tahun 2020 ditargetkan Rp748 miliar, dengan realisasi sebesar Rp687 miliar atau 91.85 persen

Sementara, belanja daerah pada tahun 2020 ditargetkan sebesar Rp2.77 triliun, dengan realisasi sebesar Rp2.57 triliun atau 92.82 persen. Pembiayan daerah tahun 2020 ditargetkan Rp220 miliar dengan realisasi Rp220 miliar atau 100 persen.

Halaman
12
Editor: Fery Laskari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved