Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Sampaikan LKPJ Tahun 2020 dan RPJMD ke DPRD, Bupati Bangka Tengah Fokuskan Tiga Skala Prioritas  

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Tengah menggelar rapat paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban

(Bangkapos.com/Sela Agustika)
Pelaksanaan rapat paripurna penyampaian LKPJ tahun 2020 dan RPJMD tahun 2021- 2026 di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (31/03/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Tengah menggelar rapat paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Bangka Tengah Tahun Anggaran 2020 dan pengajuan rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021- 2026 di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (31/03/2021).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Bangka Tengah Me Hoa, Wakil Ketua DPRD I Batianus, Wakil Ketua DPRD II Supriyadi, Bupati Bangka Tengah yang Diwakili oleh Wakil Bupati Bangka Tengah Herry Erfian, dan dihadiri unsur Forkopimda Bangka Tengah, Sekda Bangka Tengah,  para pejabat dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bangka Tengah.

Pada kesempatan ini Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman yang diwakili oleh Wakil Bupati Bangka Tengah, Herry Erfian menyampaikan apresiasi kepada DPRD  Bangka Tengah serta seluruh Kepala OPD Bangka Tengah, pemangku kebijakan, dan masyarakat Bangka Tengah yang telah mendukung serta berkolaborasi dengan baik dalam penyelenggaraan program pemerintah daerah.

"Secara khusus kami mengucapkan terimakasih dan penghargaan setinggi-tinggi atas dukungan dan upaya yang telah dilakukan dalam penyelenggaraan pembangunan di Bangka Tengah selama tahun 2020," kata Herry, Rabu (31/3/2021).

Baca juga: Harga Lada Babel Merangsek Naik Rp 84.500/Kg Berkat Peran Pemda? Erzaldi: Kalian Nilai Saja Sendiri

Baca juga: Sindir Hotman Paris, Pengacara Hotma Sitompul ke Desiree: Harta Atas Nama Siapa Aja Haknya Sama

Ia menyampaikan secara umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pada tahun 2020 memang tidak memenuhi target yang telah ditetapkan, namun untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) justru menunjukan pencapaian yang positif, yakni melebihi realisasi 100 persen.

"Kalau namanya target lah biasa, kalaupun turun pasti sedikit dan tidak terpelesat terlalu tinggi, Dimana target kita yakni Rp 918 miliar, sedangkan realisasi yang dicapai Rp906 Miliar atau tercapai 98,73 persen. Jadi ini masih terbilang tidak begitu signifikan. Dan untuk PAD sendiri dari target Rp 81 miliar terealisasi Rp85 miliar atau melebihi capai yakni sebesar 105 persen," ungkapnya.

Di tengah kondisi pandemi saat ini ia mengungkapkan, pihaknya tetap memfokuskan pada tiga skala prioritas utama, di antaranya penangan covid-19 dan pelaksanaan vaksinasi, fokus terhadap pelayanan publik, dan peningkatan perekonomian masyarakat.

Sementara dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021- 2026 pihaknyan juga mecatat capaian  peningkatkan kualitas pendidikan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, peningkatkan infrastruktur pembangunan daerah, dan lainnya yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat.

"Ada 14 sasaran pada RPJMD ini, tentunya pencapain ini memang belum terealisasi sepunhnya dan perlu kita tingkatkan lagi. Untuk itu kita butuh kerja keras lagi dan sangat berharap dukungan dari masyarakat, khususnya pihak-pihak terkait untuk berpartisipasi dalam pembangunan kedepannya,"ujar Herry.

Dia juga berharap kemitraan pemerintah daerah dan DPRD sebagai representasi dari rakyat dapat berjalan dengan harmonis dan dinamis.

Halaman
12
Penulis: Sela Agustika
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved