Breaking News:

Berita Pangkalpinang

25 Persen Dana Transfer Umum di Pangkalpinang Diarahkan Dukung Pemulihan Ekonomi

Budiyanto menyebutkan, Dana Transfer Umum diarahkan penggunaannya paling sedikit 25 persen untuk mendukung program pemulihan ekonomi daerah.

bangkapos.com
Budiyanto Kepala Badan Keuangan 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Badan Keuangan Daerah Kota Pangkalpinang, Budiyanto menyebutkan, Dana Transfer Umum diarahkan penggunaannya paling sedikit 25 persen untuk mendukung program pemulihan ekonomi daerah.

Kata Budi, hal ini berdasarkan peraturan menteri keuangan ditetapkan pada tanggal 15 Februari 2021 lalu tentang pengelolaan transfer ke Daerah dan Desa tahun 2021 dalam rangka mendukung penanganan pandemi covid-19 dan dampaknya, yang terkait dengan percepatan penyediaan sarana dan prasarana layanan publik.

"Pemulihan ekonomi daerah dalam rangka meningkatkan kesempatan kerja, mengurangi kemiskinan, dan mengurangi kesenjangan penyediaan layanan publik antar daerah termasuk pembangunan sumber daya manusia dukungan pendidikan," kata Budi kepada Bangkapos.com, Kamis (1/4/2021).

Menurutnya, dari besaran paling sedikit 25 persen untuk mendukung program pemulihan ekonomi daerah, diarahkan penggunaannya, tapi tidak terbatas pada perlindungan sosial dengan proporsi paling tinggi 20 persen dan pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan proporsi paling tinggi 15 persen.

Tak hanya itu, Budi mengatakan dalam pelaksanaan rasionalisasi, realokasi dan refocusing APBD tahun anggaran 2021, untuk mencukupi ketersediaan alokasi anggaran pencegahan dan penanganan Covid-19, Pemerintah Kota Pangkapinang berpedoman pada ketentuan peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat.

"Pendanaan program Vaksinasi Covid-19 yang bersumber dari DAU dan DBH, digunakan untuk pendanaan, koordinasi pelaksanaan Covid-19 hinggga kegiatan lainnya sesuai ketentuan yang diatur oleh kementrian teknis," bebernya.

"Untuk pendanaan kegiatan, pemerintah kota menyiapkan paling sedikit 4 persen atau sesuai dengan kebutuhan daerah dengan memperhatikan jumlah penduduk dan jangkauan wilayah distribusi vaksin Covid-19," tambah Budi.

Sebelumnya, Budi membeberkan tahun anggaran 2020 Dana Alokasi Umum (DAU) Pemerintah Kota Pangkalpinang ditetapkan sebesar Rp478.512.098.000, sesuai dengan Perpres No.54 tahun 2020.

Hingga Dana Alokasi Umum Pemerintah Kota Pangkalpinang sejak tahun 2020 sampai tahun 2021 setelah dilakukan rasionalisasi beberapa kali berkurang sebesar Rp53.649.656.000.

Menurutnya, pelaksanaan rasionalisasi, realokasi dan refocusing APBD tahun anggaran 2021 memamg untuk mencukupi ketersediaan alokasi Anggaran Pencegahan dan penanganan Covid-19 di Kota Pangkalpinang.

Kendati demikian, pemerintah kota Pangkalpinang, Budi menyebut tetap komitmen untuk tetap memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.

"Hal-hal yang sangat prioritas akan tetap kami utamakan, dan tetap mempertahankan visi dan misi Wali Kota kita, dan kita juga gencar-gencarnya mencari anggaran pusat," pungkasnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: El Tjandring
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved