Breaking News:

Dua Napi Buron Rusak Jaringan Listrik Rutan Kelas II B Muntok, Satu Minggu Persiapkan Aksi Pelarian

Kapolres Bangka Barat, AKBP Fedriansah membeberkan kronologi aksi dua narapidana yang berhasil meloloskan diri dari rumah tahanan (Rutan) Kelas II B

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kapolres Bangka Barat, AKBP Fedriansah membeberkan kronologi aksi dua narapidana yang berhasil meloloskan diri dari rumah tahanan (Rutan) Kelas II B Muntok, Kamis (01/04/2021).

Sebelumnya pada Selasa (30/03/2021) sekitar pukul 22.00, dua narapidana yakni Suhendra dan Satria Nurwega meloloskan diri menggunakan paku untuk menjebol plafon.

"Adanya dua yang melarikan diri dari Rutan, sebenarnya ada tiga orang namun satu gagal dalam percobaan melarikan diri. Jadi di saat hujan mereka melarikan diri, mereka ternyata sudah merencanakan pelarian sejak satu minggu dari hasil interogasi kami kepada satu napi yang gagal kabur itu," ujar AKBP Fedriansah.

Keduanya berhasil lolos dari tali kawat yang dialiri listrik, usai merusak jaringan listrik yang ada di rutan kelas II B Muntok.

"Jadi mereka kerjasama bertiga dengan cara mebobol atap plafon, ternyata tidak terlalu kokoh mereka keluar dari sel kemudian mereka lompat ke pagar paling luar. Lalu dengan cara membuat konslet listrik, jadi ada aliran listrik yang disengaja dibuat konslet sehingga padam pada kejadian itu," jelasnya.

Selain itu untuk memanjat pagar setinggi sekitar empat meter, dua napi diketahui menggunakan kain yang dililit untuk memanjat.

"Dengan padamnya listrik petugas lapas segera melihat apa yang terjadi, begitu di cek ternyata satu orang tertinggal yang tidak bisa melarikan diri. Mereka menggunakan kain untuk manjat, kemudian satu napi yang gagal diamankan dan dilakukan interogasi," ungkapnya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: M Ismunadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved