Breaking News:

Berita Bangka Barat

Dua Napi yang Kabur dari Rutan Muntok Kabur Lewat Atap, Jebol 10 Keping Genteng

Terdapat celah di atap Rutan Kelas II A Muntok, kurang lebih 10 keping genteng yang hilang pascaterjadinya pelarian dua narapidana.

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)
Kapolres Bangka Barat, AKBP Fedriansah saat dikonfirmasi terkait dua napi yang melarikan diri dari Rutan kelas II B Muntok, Kamis (01/04/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Dua narapidana Suhendra dan Satria Nurwega yang kabur dari Rumah tahanan (Rutan) Kelas II B Muntok, masih dalam pengejarajan pihak Polres Bangka Barat.

Keduanya kabur setelah menjebol atap rutan pada Selasa (30/03/2021) sekitar pukul 22.00, lalu dengan menggunakan paku dan kain sebagai alat untuk melarikan diri.

Terlihat dari pantauan Bangkapos.com, Kamis (01/04/2021), terdapat celah di atap Rutan Kelas II A Muntok, kurang lebih 10 keping genteng yang hilang pascaterjadinya pelarian dua narapidana.

Tak hanya atap genteng yang rusak pada sisi belakang rutan atau tepat di samping kantor KPU Kabupaten Bangka Barat, juga terdapat tali kawat setinggi sekitar empat meter yang putus dan menjadi jalur pelarian kedua napi.

Kapolres Bangka Barat AKBP Fedriansah mengungkapkan pihaknya kini terus berkoordinasi, dengan Rutan Kelas II B Muntok guna melakukan pencarian terhadap kedua napi.

"Lalu kami langsung back up ada satu lokasi yang tidak bisa kami sebut, karena masih dilakukan pendalaman dan berkoordinasi dengan Kalapas dan unit opsnal untuk melakukan pencarian," ujar AKBP Fedriansah.

Selain itu terkait suara keras dari Rutan kelas II B Muntok, AKBP Fedriansah mengungkapkan, suara berasal dari jaringan listrik rutan yang sengaja dimatikan kedua napi saat berusaha melarikan diri.

"Bukan tembakan tapi korslet jadi bunyinya agak kenceng. Mereka keluar dengan cara membuat korslet listrik, jadi ada aliran listrik yang disengaja dibuat korslet sehingga padam pada kejadian itu," jelasnya.

Untuk mempermudah pencarian, foto kedua napi sudah disebar, di beberapa tempat keramaian seperti di beberapa warung kopi di Kabupaten Bangka Barat.

"Mudah-mudahan tidak keluar dari Bangka Barat, akses jalan sudah kami tutup. Sudah kami sebarkan napi yang melarikan diri foto dan ciri-ciri, ke seluruh jajaran termasuk ke Polda Bangka Belitung. Saya minta masyarakat mungkin ada pendatang yang tidak biasa, atau mencurigakan segera melaporkan ke aparat terdekat," ungkapnya.

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: El Tjandring
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved