Breaking News:

Persiapan IAIN SAS Bangka Belitung dalam Penerimaan Mahasiswa Baru

Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) sebagai penyelenggara pendidikan setelah

IAIN SAS Bangka Belitung
Rapat persiapan seleksi SPAN-PTKIN 2021 dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu, (31/03/ 2021) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- SPAN-PTKIN merupakan pola seleksi yang dilaksanakan secara nasional oleh seluruh Universitas Islam Negeri (UIN), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) dalam satu sistem yang terpadu dan diselenggarakan secara serentak oleh Panitia Pelaksana yang ditetapkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia.

Biaya pelaksanaan SPAN-PTKIN ditanggung oleh pemerintah, sehingga peserta tidak dipungut biaya pendaftaran.

Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) sebagai penyelenggara pendidikan setelah SMA/SMK/MA/MAK/Pesantren Mu'adalah dapat menerima calon mahasiswa yang berprestasi akademik tinggi dan diprediksi akan berhasil menyelesaikan studi di PTKIN berdasarkan rekomendasi dari Kepala Sekolah/Madrasah. Siswa yang berprestasi tinggi dan secara konsisten menunjukkan prestasinya layak mendapat kesempatan untuk menjadi calon mahasiswa di UIN/IAIN/STAIN melalui Jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) Tahun 2021.

Jadwal pendaftaran SPAN-PTKIN berlangsung mulai 19 Februari – 27 Maret 2021 dan terdapat sejumlah 421 calon mahasiswa yang akan melanjutkan pendidikan di IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung. selanjutnya seleksi tahap I yang akan dilaksanakan pada 01-05 April 2021 dan seleksi tahap II pada 06-08 April 2021. Rapat persiapan seleksi SPAN-PTKIN 2021 pun dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu, (31/03/ 2021).

Acara dihadiri Dr Rusydi Sulaiman, M.Ag, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Drs. H. Ika Robiantari, M.Pd.I Kepala Bagian AKK dan Prayudi, S.E. tim TIK SPAN-PTKIN IAIN SAS Bangka Belitung. 

Dr. Rusydi Sulaiman, M.Ag, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan IAIN SAS Bangka Belitung menyampaikan, terkait dengan persiapan seleksi tahap I dan II, waktu seleksi dan proses verifikasi berkas pendaftaran mahasiswa.

“Dengan SPAN-PTKIN kita akan menyiapkan persiapan-persiapan untuk pelaksanaan ujian. Setelah itu kita juga akan melakukan sosialisasi ke beberapa tempat tujuan, diantaranya yang sudah diprogramkan yaitu Belitung. Berkoordinasi dan bersinergi dengan pihak terkait yaitu Kemenag Belitung dan Pemerintah Daerah Belitung juga terkait penguatan sosialisasi tersebut, dengan harapan jumlah pendaftar dari Belitung meningkat lebih signifikan. Tentunya setelah SPAN ini UM-PTKIN menjadi prioritas kita dan Jalur Mandiri tidak juga boleh ditinggalkan.

Secara keseluruhan setelah tiga jalur itu selesai, kami juga melakukan seleksi tentang pemahaman keagamaan yang kami sebut QQ, jadi Qiraatul Quran dan beberapa materi terkait untuk menseleksi sejauhmana tingkat pemahaman calon mahasiswa yang akan masuk ke IAIN SAS Bangka Belitung. Mudah-mudahan semangat itu berimplikasi positif terhadap penguatan keislaman dan peradaban di Kepulauan ini karena faktanya IAIN SAS Bangka Belitung merupakan satu-satunya PTKIN di Provinsi ini,” papar Rusydi.

Sejalan dengan itu, Sosialisasi Pendaftaran UM-PTKIN 2021 juga dilaksanakan melalui Zoom Meeting yang diikuti oleh Bagian Akademik dan Humas dari seluruh PTKIN Se-Indonesia yang dimulai pada pukul 12.30 WIB. 
UM-PTKIN (Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri) merupakan proses seleksi masuk UIN, IAIN, STAIN dan PTN yang memiliki Izin Program Studi dibawah Koordinasi Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia di seluruh Indonesia melalui ujian tertulis yang dilaksanakan secara bersama berbasis Sistem Seleksi Elektronik (SSE).

UMPTKIN merupakan pola seleksi yang dilaksanakan secara nasional oleh seluruh UIN/IAIN/STAIN dalam sistem yang terpadu dan diselenggarakan secara serentak oleh Panitia Pelaksana yang ditetapkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia. Pembiayaan penyelenggaraan UMPTKIN dibebankan kepada peserta seleksi dan Kementerian Agama Republik Indonesia.

Dijelaskan dalam sosialisasi tersebut adalah panduan pendaftaran UM-PTKIN Tahun 2021 dan mekanisme pembayaran UM-PTKIN serta alur ujian SSE. "Secara garis besar, tata cara pendaftaran, pembayaran dan alur ujian SEE masih sama seperti tahun sebelumnya. Panitia mencoba memperbaiki kendala yang dialami dalam proses penerimaan mahasiswa baru jalur UM-PTKIN Tahun 2021, begitu juga yang dilakukan oleh panitia SPAN-PTKIN Tahun 2021,"katanya. (*)

Penulis: Mega Paraiyannie

Editor: Fery Laskari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved