Breaking News:

Ternyata Wanita Pengerit Solar Sempat Jadi DPO, Polisi Minta SPBU Lebih Aktif Awasi Fuel Card

Polisi menyebut Lina, perempuan pengerit BBM jenis Solar Bersubsidi masuk dalam DPO. Lina diduga terlibat kasus yang sama antara 2019 atau 2021.

Ist Subdit IV tipiter Polda Babel
Lina warga jalan Sungai Selan, Kecamatan Pangkalan Baru, tertangkap tangan menimbun BBM jenis solar di SPBU bacang. 

Modus operandi Lina, dalam menjalankan bisnis solarnya yakni, membeli BBM solar subsidi menggunakan kartu fuel card milik pengendara lain.

Untuk memuluskan aksinya, Lina sengaja menutup bagian bak mobil yang sudah terpasang tangki modifakasi dengan terpal.

"Kalau Modusnya dia memakai beberapa fuel card orang lain, nanti dideposit sendiri lalu digunakan untuk membeli solar bersubsidi itu. Agar tidak mencolok, tangki modifikasi itu ditutup terpal," bebernya.

Saat ini, Lina berikut barang bukti 1 unit mobil Panter, tangki modif beserta ratusan liter solar ditahan di Mapolda, guna penyidikan lebih lanjut.

Selain itu, polisi juga akan meminta keterangan petugas nozel terkait adanya penimbunan solar yang dilakukan Lina.

"Untuk pelaku dan barang bukti sudah kami tahan untuk proses lebih lanjut, dan kasusnya juga masih terus kami kembangkan, makanya nanti kami akan meminta keteranan nozel SPBU itu," pungkasnya.

Dikembangkan

Lebih lanjut, Wahyudi menyebut pihaknya masih mendalami ada tidaknya keterlibatan oknum petugas nozel, sehingga Lina dengan leluasa mengisi BBM jenis solar dengan Fuel card yang lebih dari satu.

"Nah itu yang masih kami kembangkan, yang jelaskan kewajiban SPBU melayani Fuel Card. Tapi kesalahan petugas nozelnya sudah tahu menggunakan fuel card lebih tapi masih diberikan," beber Wahyudi.

Wahyudi mengimbau setiap SPBU lebih memperketat pengawasan terhadap petugas nozel.

Jangan sampai, melayani pembelian secara berulang dan menggunakan fuel card lebih dari satu.

"Kami minta setiap SPBU lebih aktif lagi melakukan pengawasan terhadap petugas supaya tidak melayani pembelian secara berulang. Artinya satu fuel card satu kendaraan," imbuhnya. (*)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: M Ismunadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved