Breaking News:

Bisa Berisiko Dua Kali Lipat, Ini Cara Mengatasi Penyakit Jantung

Obesitas dan gaya hidup pasif juga bisa menurunkan sensitivitas insulin yang dapat memicu diabetes.

Tharakorn
Kabar Terbaru, Virus Corona Bisa Sebabkan Sakit Jantung dan Stroke. 

BANGKAPOS.COM - Merokok merupakan faktor risiko terbesar penyakit jantung.

Ahli cardiologi Luke J. Laffinf juga berkat, merokok tak hanya berdampak buruk pada jantung tetapi juga bisa memicu tekanan darah dan risiko kanker paru-paru.

Selain merokok, obesitas dan gaya hidup pasif juga bisa memicu penyakit jantung.

"Berat badan berlebih, menyebabkan tekanan darah tinggi, kolesterol LDL "buruk" yang tinggi dan menurunkan kolesterol HDL "baik"," ucapnya.

Obesitas dan gaya hidup pasif juga bisa menurunkan sensitivitas insulin yang dapat memicu diabetes.

"Obesitas dan gaya hidup pasif mirip dengan merokok, tidak ada yang baik tentang itu," katanya.

Risiko terkena penyakit arteri koroner karena malas olahraga sebanding dengan risiko tekanan darah tinggi, kadar kolesterol tinggi, dan merokok.

Orang yang tidak berolahraga memiliki risiko serangan jantung hampir dua kali lipat.

Ada berbagai faktor risiko lain yang bisa memicu penyakit jantung. Berikut faktor risiko tersebut:
- Diabetes.
- Tingkat lipid darah yang tidak normal.
- Tekanan darah tinggi.

Kabar baiknya adalah semua risiko ini dapat dihilangkan dengan perubahan gaya hidup dan pengobatan.

Halaman
12
Editor: Ajie Gusti Prabowo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved