Breaking News:

Berita Sungailiat

Kabupaten Bangka Raih Nilai Tertinggi Kota Layak Anak di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Kabupaten Bangka mendapatkan juara pertama dengan bobot nilai tertinggi, yakni 951,40 untuk penilaian Kabupaten/Kota Layak Anak Tahun 2021

Bangkapos.com/Edwardi
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Bangka, Nurita 

BANGKAPOS.COM, BANGKA  -- Berdasarkan hasil Evaluasi Kabupaten/Kota Layak Anak  (KLA) oleh Pemprov Kepulauan Bangka Belitung menetapkan Kabupaten Bangka mendapatkan juara pertama dengan bobot nilai tertinggi, yakni 951,40 untuk penilaian Kabupaten/Kota Layak Anak Tahun 2021 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Sedangkan di tempat kedua ditempati Kabupaten Bangka Tengah dengan bobot nilai, 938,48 dan ketiga Kabupaten Belitung dengan bobot nilai 869,46.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana  Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Bangka, Nurita kepada Bangkapos.com, Jumat (02/04/2021).

"Alhamdulillah, selamat untuk kita Kabupaten Bangka mendapat nilai yang cukup tinggi, yakni 951,40 dalam penilaian mandiri Kabupaten/Kota Layak Anak di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," kata Nurita. 

Namun diakuinya, masih ada tugas berat lagi yang harus dijalani dalam verifikasi lapangan oleh Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ke Kabupaten Bangka.

"Untuk itu diminta kerjasamanya dan tetap semangat agar Penghargaan Kabupaten Layak Anak tingkat Madya bahkan tingkat Nindya dapat kita raih. Bersama kita bisa, Bangka Setara Nyaman Bersama," ujar Nurita.

Sebelumnya Bupati Bangka Mulkan bersama Wakil Bupati Bangka Syahbudin, Sekda Bangka Andi Hudirman dan unsur Forkopimda Bangka mengikuti verifikasi lapangan dalam rangka pemberian penghargaan Anugerah  Parahita Ekapraya (APE)  yang diselenggarakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak secara daring atau online  di OR Bangka Setara Kantor Bupati Bangka, Rabu (17/03/2021).

Mulkan mengatakan penghargaan anugerah Anugerah Parahita Ekapraya (APE) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak RI sebelumnya Pemkab Bangka sudah mendapatkan APE tingkat Pratama, untuk itu di tahun 2021 ini ingin meningkatkan untuk mendapatkan tingkat Mladya.

"Kami selaku pemimpin di Kabupaten Bangka ini juga sudah berkomitmen untuk kesetaraan gender ini karena dari 17 OPD utama yang ada di Pemkab Bangka ini ada 7 orang perempuan memimpin OPD dan 10 orang laki-laki jadi secara hitungan juta sudah mengadopsi komposisi 70:30 persen kesetaraan gender di  Pemkab Bangka ini," kata Mulkan.

Mulkan mengakui kesetaraan gender ini sangat penting karena tanpa perempuan dunia ini juga akan sepi jadi keberadaan gender ini sangat ditujukan dalam pemerintahan di Pemkab Bangka.

"Para pimpinan gender ini luar biasa dan sangat telaten serta  bertanggung jawab dalam pekerjaannya, ehingga d dalam OPD itu kita memerlukan orang yang memiliki kemampuan tinggiserta memiliki tingkat kepatuhan yang tinggi," jelas Mulkan.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana  Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Bangka, Nurita mengatakan kegiatan ini dalam rangka penilaian Anugerah  Parahita Ekapraya yang diselenggarakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

"Salah satu indikatornya seperti betapa banyak perempuan yang menjadi kepala OPD di Pemkab Bangka, jumlah perempuan yang duduk di kursi legislatif atau DPRD Kabupaten Bangka," kata Nurita.

Untuk Kabupaten Bangka hal ini sudah memenuhi kesetaraan gender, untuk tahun ini mudah-mudahan Kabupaten Bangka akan naik dari tingkat Pratama menjadi tingkat Madya  baik untuk pengarusutamaan Gender (PUG) dan Kabupaten Layak Anak (KLA).

(Bangkaposcom/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved