Breaking News:

WIKI BANGKA

Sejarah Perkuburan Sentosa Terluas se-Asia Tenggara di Pangkalpinang, Selalu Ramai Saat Ceng Beng

Selain etnis Melayu, Kota Pangkalpinang Provinsi Bangka Belitung juga memiliki kaitan erat dengan etnis Tionghoa.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: nurhayati
Dok/Bangka Pos
Suasana perayaan Cheng Beng di Komplek Pemakaman Sentosa. 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Selain etnis Melayu, Kota Pangkalpinang Provinsi Bangka Belitung juga memiliki kaitan erat dengan etnis Tionghoa.

Bahkan Pangkalpinang memiliki kompleks pemakaman China terbesar se-Asia Tenggara, yakni Pekuburan Sentosa terletak di jalan Bukit Abadi di sisi Timur Jalan Soekarno Hatta Pangkalpinang.

Sejarawan dan Budayawan Bangka Belitung Akhmad Elvian menyebutkan, tanah pekuburan Sentosa sebelum dikelola Yayasan Sentosa awalnya merupakan sumbangan dari keluarga bermarga Boen.

Keluarga Boen, satu diantara keluarga terpandang di Pangkalpinang pada waktu itu yang juga menyumbangkan tanahnya untuk pendirian Kelenteng Kwan Tie Miau pada Tahun 1841 Masehi yang terletak di Jalan Mayor H. Muhidin Pangkalpinang.

Luas kompleks makam seluruhnya 19,945 hektar.

Menurut Elvian sampai sekarang kompleks makam ini masih berfungsi, dengan jumlah sekitar 11.478 makam.

Sementara pendiri kompleks pemakaman tersebut menurut prasasti pada tugu pendiri makam yang terletak di depan atau pada sisi barat Paithin.

Elvian mengungkapkan,  kompleks makam ini didirikan oleh Empat orang yaitu Yap Fo Sun wafat pada Tahun 1972 Masehi, Chin A Heuw wafat pada Tahun 1950 Masehi, Yap Ten Thiam wafat pada Tahun 1944 Masehi dan Lim Sui Cian (tidak jelas tahun wafatnya pada masa pendudukan Facisme Jepang).

"Kuburan ini dipugar di tahun ke empat setelah pemerintahan Sun Yat Sen, tokoh terpenting dalam Partai Nasionalis Cina Kuo Min Tang yang memerintah di Cina pada Tahun 1911 Masehi, jadi makam diperkirakan dipugar sekitar Tahun 1915 Masehi," jelas Elvian kepada Bangkapos.com, Jumat (2/4/2021).

Warga keturunan Tionghoa memadati pekuburan Sentosa Pangkalpinang melakukan tradisi sembahyang kubur (Ceng Beng).
Warga keturunan Tionghoa memadati pekuburan Sentosa Pangkalpinang melakukan tradisi sembahyang kubur (Ceng Beng). (bangkapos.com/Agus Nuryadhyn)

Menurut Elvian, saat ini sudah ada 12.950 makam dengan berbagai macam arsitektur megah khas makam China di Pekuburan Sentosa

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved