Breaking News:

Advertorial

Wakil Rektor II dan Ketua SPI IAIN SAS Bangka Belitung Hadiri FGD PTKN

kegiatan ini bertemakan Peningkatan Kualitas Tata Kelola Kelembagaan APBN di PTKN Yang Transparan dan Akuntabilitas Berbasis IT.

Penulis: Iklan Bangkapos | Editor: khamelia
IAIN SAS Bangka Belitung
Acara FGD kegiatan pengelolaan keuangan pada Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) dalam Zona II 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, dan Perencanaan Keuangan IAIN SAS Bangka Belitung Prof Dr H Hatamar, M.Ag dan Ketua SPI H. Winarno, S.H.I., M.H.I menghadiri sekaligus mengikuti kegiatan Focus Group Discuss (FGD) kegiatan pengelolaan keuangan pada Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) dalam Zona II, dilaksanakan di Hotel Four Point Sheraton Makasar, Senin (29/03) sampai Kamis (31/03), 

Kegiatan ini bertemakan Peningkatan Kualitas Tata Kelola Kelembagaan APBN di PTKN Yang Transparan dan Akuntabilitas Berbasis IT.

Acara ini seyogyanya dibuka oleh Menteri Agama yg berkunjung ke Makassar karena ada peristiwa Bom Makassar, namun karena ada tugas mendesak ke Jakarta, diwakili pembukaannya oleh Dirjen Pendis, Prof. Ali Ramdhani, Ph.D. Kegiatan ini dilaksanakan atas inisiasi Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI untuk memberikan pengembangan wawasan bagi pengelolaan keuangan PTKN khususnys para Rektor/Wakil Rektor Bid.II/Karo/PPK dan SPI. Pengelolaan Keuangan PTKN baik bagi Satker BLU dan Non BLU harus mengikuti berbagai aturan dan regulasi sehingga menghasilkan pengeloaan PT yang good university governance dan berdaya saing tinggi di era dewasa ini yang berbasis IT.

Pelaksanaan kegiatan tersebut dibuka oleh Dirjen Pendis, Prof. Dr. Ali Ramdani. Ph.D Pada kegiatan tersebut pemateri yang hadir dari internal Kementerian Agama yaitu dari Inspektorat Kemenag dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Dirjen Pendis  berharap, para Pimpinan PTKIN setelah mengikuti pembekalan ini akan semakin sadar untuk memahami persoalan-persoalan teknis terkait tatakelola yang ada di perguruan tinggi.

"Sehingga tercipta keselarasan antara kebijakan, sasaran, dan kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh perguruan tinggi," jelasnya.

“Para Rektor harus memastikan bahwa masing-masing struktur organisasi kita sudah bekerja secara sistematis dan menyasar tujuan yang sama. Ini penting untuk menjamin bahwa antara perencanaan dan pelaksanaan selaras dengan prinsip SMART, yakni spesifik, measurable, achievable, realistic, dan timeable,” tambahnya

Kementerian Agama melalui Dirjen Pendis mengumpulkan para Pimpinan perguruan Tinggi Keagamaan negeri (PTKN  ) dalam Kegiatan Peningkatan Kualitas Pengelolaan Keuangan PTKN Berbasis IT.

Kegiatan Peningkatan Kualitas Pengelolaan Keuangan PTKN dibagi tiga zona, Zona I di laksanakan di Medan yang diikuti oleh PTKN yang terdiri dari UIN UIN dan UHDN se Indonesia, Zona II dilaksansakan di Makassar yang terdiri dari IAIN, IHDN dan IHKN dan Zona III dilaksanakan di Yogyakarta yang diikuti oleh seluruh STAIN, dan STAKN. (*)

Penulis : Ayaknan

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved