Breaking News:

Berita Bangka Barat

Gunakan Rapid Tes Kedaluwarsa, 4 Penumpang Kapal Ini Sempat Ngotot Tak Ingin Rapid Ulang

Satu unit mobil berisi empat penumpang berinisial Hf, Rn, Mo dan Sm sempat beradu mulut dengan petugas, saat akan menyebrang ke Palembang

(Ist/Sidarta Gautama).
Empat penumpang kapal melakukan rapid tes setelah diketahui menggunakan surat rapid tes kedaluwarsa untuk menyebrang di Pelabuhan Tanjung Kalian, Sabtu (03/04/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Satu unit mobil berisi empat penumpang berinisial Hf, Rn, Mo dan Sm sempat beradu mulut dengan petugas, saat akan menyeberang ke Palembang melalui Pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok, Sabtu (03/04/2021).

Keempatnya sempat cekcok dengan petugas usai diketahui menggunakan surat rapid tes yang sudah kedaluwarsa sejak Kamis (25/03/2021) lalu.

"Ada penumpang satu mobil yang kita tindak tegas dengan melakukan rapid ulang, karena membawa surat rapid tes yang sudah kedaluwarsa dan mereka orang empat ini mau nyebrang ke Palembang," ujar Danpos AL Muntok, sekaligus tim Satgas Covid-19, Kapten Yuli Prabowo.

Baca juga: 12 Warga Desa Ranggung Keracunan Kulat Dirawat di RS Kriopanting, 3 di Antaranya Anak-anak

Selain itu diketahui untuk keempat penumpang tersebut, membeli tiket kapal dari calo yang ditemuinya di sekitar Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok.

"Mereka ini beli tiket sama calo, nah calo ini kita berikan tindakan tegas push up lalu pembeli tiket kita berikan peringatan. Awalnya mereka ini ngotot gak mau rapid tes di colok-colik hidungnya, kita berikan pemahaman akhirnya mereka mau ikut antigen ulang," tuturnya.

"Untuk calo kita berikan peringatan terakhir, seharusnya pembelian tiket kan harus ada stempel gugus tugas. Nah calo ini mengelabui petugas tiket, bahwa sudah dirapid padahal ya belum dirapid lagi," tambahnya.

Sementara itu Kapten Yuli Prabowo berharap masyarakat dapat mematuhi protokol kesehatan, guna memutus rantai penyebaran covid-19.

"Pesan saya ini Pelabuhan Tanjung Kalian punya Bangka Belitung, jadi semua pihak harus bekerja sama. Tentunya semua pihak harus mentaati protokol kesehatan, jadi dengan mencegah penyebaran dan mengantisipasi juga akan kita perketat lagi," ungkapnya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy).

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved