Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Zirkon Kembali Diekspor, Bea Cukai: Belum Tahu Berapa Banyak yang Dikirim

Beredar kabar ada aktivitas pengiriman mineral ikatan timah yakni Zirkon, sebanyak 800 ton yang dimuat di 10 kontainer.

Bangkapos.com/Yuranda
Suasana Pintu Masuk Pelabuhan Pangkalbalam Kota Pangkalpinang, beberap waktu lalu. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Beredar kabar ada aktivitas pengiriman mineral ikatan timah yakni Zirkon, sebanyak 800 ton yang dimuat di 10 kontainer, melalui Pelabuhan Pangkalbalam Pangkalpinang, beberapa hari kedepan.

Sebelumnya, sebulan yang lalu, juga terjadi pengiriman zirkon sebanyak 300 ton zirkon dengan tujuan, Xiamn China, menggunakan kapal KM Trans Jaya 5, pada Senin (1/3/2021) lalu.

Kasi Kepatuhan Internal dan Penyuluh sekaligus Humas Bea Cukai Pangkalbalam, Pangkalpinang Suharyanto, saat dikonfirmasi Bangkapos.com, Sabtu (3/4/2021), mengatakan belum tahu dikirim ke tujuan mana.

Namun, untuk mengetahui hal tersebut, ia harus menanyakan ke bagian pelayanan ekspor, bea cukai terlebih dahulu.

"Aku bagian humas, tidak setiap kegiatan diberikan ke kita. Kalaupun ada bisa dipastikan barang itu resmi, gimana sih. Kalau ada pengiriman dipastikan resmi, gak ada yang nggak resmi," kata Suharyanto

"Kalau sudah terdaftar di bea cukai sudah pasti resmi. Kalau tidak terdaftar di ekspor itu baru ilegal," tambahnya.

Berapa banyak zirkon tersebut akan dikirim, Ia tidak tahu pasti dikarenakan saat ini dirinya masih libur, dan belum masuk bekerja.

"Tidak tahu berapa banyak, ini hari libur, masih ingin di cek terlebih dahulu, saya juga tidak setiap waktu di depan komputer," katanya

Untuk memastikan berapa banyak, zirkon tersebut akan dikirim ke luar Pulau Bangka. Terlebih dahulu dirinya akan mengecek, pada hari Senin.

"Senin saya cek dulu ya, kalaupun menang ada kenapa emangnya," katanya dengan nada tinggi.

Halaman
12
Penulis: Yuranda
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved