Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Disuntik Vaksin Covid-19 Tak Membatalkan Puasa, Begini Fatwanya

Berdasarkan data Sabtu, (3/4/2021), sudah 22.999 orang atau 25,68 persen warga yang telah disuntik vaksin dosis pertama.  Hingga hari ini pula

Diskominfo Babel
ILUSTRASI: Gubernur Babel, Erzaldi Rosman saat mengunjungi pelaksanaan vaksinasi bagi para pelaku wisata, di Puskesmas Tanjung Binga, Belitung, Jumat (2/4/21). 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Berdasarkan data Sabtu, (3/4/2021), sudah 22.999 orang atau 25,68 persen warga yang telah disuntik vaksin dosis pertama.  Hingga hari ini pula dipastikan sudah 14.033 pekerja publik atau 15,66 persen yang telah disuntik vaksin dosis kedua di Provinsi Bangka Belitung (Babel).

Sedangkan data kategori Lansia rincian 9.998 orang atau 12,61 persen yang telah disuntik vaksin dosis pertama dan 963 orang Lansia yang telah disuntik vaksin dosis kedua.

Sementara itu kategori tenaga kesehatan sudah 11.878 orang atau 90,44 persen yang telah disuntik vaksin dosis pertama dan 11.363 orang atau 86,52 persen tenaga kesehatan yang telah disuntik vaksin dosis kedua.

Tercatat pula data kategori calon jemaah haji sudah 26 orang yang sudah disuntik vaksin dosis pertama.

Sehingga berdasarkan empat kategori tersebut sudah 44.901 orang atau 24,67 persen yang telah disuntik vaksin pertama dan sudah 23.340 orang atau 12,82 persen yang telah disuntik vaksin dosis kedua.

Juru Bicara Vaksinisasi di Bangka Belitung (Babel) sekaligus Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Pangkalpinang, dr Bangun Cahyo Utomo, Minggu (4/4/2021) mengatakan, vaksinasi akan tetap dilaksanakan saat Bulan Suci Ramadan 1442 H.

Hal ini sesuai Intruksi Majelis Ulama Indonesia yang telah menerbitkan Fatwa Nomor 13 Tahun 2021 tentang Hukum Vaksinasi Covid-19 saat berpuasa.

Bahwa vaksinasi yang dilakukan melalui penyuntikan vaksin tidak membatalkan puasa.

"Sudah ada fatwa dari MUI bahwa vaksinasi itu boleh dilakukan pada siang hari saat puasa, tetap dilaksanakan vaksinasi," ujar dr Bangun, Minggu (4/3/2021).

Lebih lanjut, ia menyebutkan sampai saat ini belum ada mekanisme khusus pelaksanaan vaksinasi saat bulan puasa nanti.

"Yang jelas nanti dilaksanakan sesuai standar seperti target harian, laju kecepatan dan jam kerja menyesuaikan nanti bila ada surat edarannya," kata dr Bangun.

Ia berpesan bagi penerima vaksin saat bulan puasa nanti agar menjaga kesehatan, sahur yang bergizi dan datang di pagi hari agar kondisi tubuh masih segar. (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved