Breaking News:

Pria Harus Waspada, Bercinta Sekali Sebulan Bisa Terkena Prostat, Anehnya Ada Tahan Sampai 4 Tahun

program Sex in the City mennyebutkan bahwa dirinya berusia menjelang 50 tahun dan bercinta hanya satu bulan sekali dengan pasangannya....

Istock
Pria Harus Waspada, Bercinta Sekali Sebulan Bisa Terkena Prostat, Anehnya Ada Tahan Sampai 4 Tahun 

Pria Harus Waspada, Bercinta Sekali Sebulan Bisa Terkena Prostat, Anehnya Ada Tahan Sampai 4 Tahun

BANGKAPOS.COM -- Bagi pasangan suami istri aktifitas bercinta adalah satu kebutuhan yang wajib dilakukan, tidak hanya sekadar membawa kepuasan namun juga bisa mendekatkan keduanya.

Namun, dalam kebanyakan kasus hal ini memudar seiring dengan pertumbuhan usia, semakin tua maka semakin jarang juga bercinta ini dilakukan.

Jika Anda pasangan suami istri jarang berhubungan intim, atau lebih tepatnya cuma sekali dalam sebulan, ternyata disebut bahaya.  

Bahkan ada juga kejadian, sudah 4 tahun menikah, istrinya tak mau ditiduri. Anehnya juga, sang suami tetap cinta, walau kala itu disarankan dokter untuk bercerai saja.

Simak berikut bahaya berhubungan intim cuma sekali dalam sebulan dalam berumah tangga dari penjelasan dr Boyke soal pasangan suami istri yang jarang bercinta atau bercinta hanya sebulan sekali.

Baca juga: Tak Banyak yang Tahu, Segini Ternyata Kadar Asam Urat Normal Dalam Darah

Raja Abdullah II Gagal Kudeta, 20 Pejabat Istana Kerajaan Yordania Lainnya Ditangkap dan Ditahan

Salah satu pendengar radio Sonora dalam program Sex in the City mennyebutkan bahwa dirinya berusia menjelang 50 tahun dan bercinta hanya satu bulan sekali dengan pasangannya.

Mendengar hal tersebut, dokter sekaligus seksolog, Dokter Boyke Dian Nugaraha menyebut bahwa hal itu tidak wajar.

Pasalnya, pada usia sekitar 50 tahun, pasangan idealnya melakukan hubungan intim 2-3 kali dalam satu minggu.

“Umur 50 tahun ya, dua kali sampai tiga kali masih boleh, dua kali lah yang secara umum, seminggu loh,” kata Dokter Boyke menjelaskan.

Dirinya juga menegaskan bahwa bercinta tidak hanya penetrasi, namun bisa dilakukan tanpa adanya penetrasi itu sendiri.

Halaman
1234
Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved