Breaking News:

8 Kontainer Zirkon Batal Ekspor

Ratusan Ton Zirkon Dibongkar di Pelabuhan Pangkalbalam, BPJ: Kita Jangan Sampai Kecolongan

Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Pattijaya, diminta untuk mengawasi pembongkaran Zirkon di Pelabuhan Pangkalbalam, Pangkalpinang.

Penulis: Yuranda
Editor: M Ismunadi
Bangkapos.com/Yuranda
Petugas Indonesia Port Corporation (IPC) Pangkalbalam, Pangkalpinang, Bangka Belitung, membongkar karung yang berisi Zirkon di dalam depan kontainer, di Pelabuhan Pangkalbalam, Minggu (4/4/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sebanyak 200 ton, mineral ikutan timah yakni Zirkon, gagal diekspor China, dari Pelabuhan Pangkalbalam, Pangkalpinang, Bangka Belitung, Minggu (4/4/2021)

Sebanyak 200 ton Zirkon tersebut dimuat dalam delapan kontainer siap untuk dikirim, sebelumnya kontainer-kontainer yang diduga berisi Zirkon tersebut sudah berada di atas kapal.

Namun, pihak pelabuhan menurunkan petih kemas itu ke pelabuhan Pangkalbalam, lantaran diperksa oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia, dalam hal ini Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara, Ridwan Djamaluddin.

Petugas Indonesia Port Corporation (IPC) Pangkalbalam, Pangkalpinang, Bangka Belitung, membongkar karung yang berisi Zirkon di dalam depan kontainer, di Pelabuhan Pangkalbalam, Minggu (4/4/2021).
Petugas Indonesia Port Corporation (IPC) Pangkalbalam, Pangkalpinang, Bangka Belitung, membongkar karung yang berisi Zirkon di dalam depan kontainer, di Pelabuhan Pangkalbalam, Minggu (4/4/2021). (Bangkapos.com/Yuranda)

Dalam pemeriksaan tersebut, Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Pattijaya, diminta untuk mengawasi tentang permasalahan tersebut.

Kata BPJ sapaan akrab Bambang Pattijaya, mengatakan barang itu sedang dalam proses pengecekan, untuk memastikan barang tersebut Zirkon atau barang yang lainnya.

"Tentunya, ini ada permasalahan karena sudah ramai berarti barang ini ada masalahnya. Terutama kita berpikir positif saja kepada lembaga Surveyornya, dalam hal ini Sucofindo," kata BPJ, di Pelabuhan Pangkalbalam, Pangkalpinang, Bangka Belitung, Minggu (4/4/2021)

Namun hal ini, katanya masih melakukan pengecekan, guna memastikan barang tersebut. Ia juga memberikan apresiasi khususnya menteri ESDM dalam hal ini Dirjen Minerba yang langsung turun kelapangan untuk mengecek permasalahan ini..

"Mengenai masalah ini kita jangan sampai kecolongan, apalagi beliau juga mendapat instruksi dari kementerian ESDM. Itulah kita lakukan pengecekan apakah barang ini isinya Zirkon, atau barang lain," ungkapnya.

Petugas Indonesia Port Corporation (IPC) Pangkalbalam, Pangkalpinang, Bangka Belitung, membongkar karung yang berisi Zirkon di dalam depan kontainer, di Pelabuhan Pangkalbalam, Minggu (4/4/2021).
Petugas Indonesia Port Corporation (IPC) Pangkalbalam, Pangkalpinang, Bangka Belitung, membongkar karung yang berisi Zirkon di dalam depan kontainer, di Pelabuhan Pangkalbalam, Minggu (4/4/2021). (Bangkapos.com/Yuranda)

Baca juga: Dirjen Minerba Instruksikan Bongkar 8 Kontainer Zirkon, Segel Kontainer Dibuka Paksa

Menurutnya, barang ini harus sesuai dengan dokumen yang dikeluarkan Sucofindo, dan mereka menyatakan barang ini adalah Zirkon.

Sementara, barang tersebut masih dalam pemeriksaan, sampel setiap Jumbo Bag sudah diambil oleh pihak Dirjen Minerba didampingi Bea Cukai, Pangkalbalam, Pangkalpinang Bangka Belitung.

"Yang menyatakan ini Zirkon adalah Sucofindo, saat ini masih dalam pengecekan kita tunggu saja hasilnya seperti apa, hasilnya seperti apa mudah-mudahan hasilnya clear," ujarnya

Petugas Indonesia Port Corporation (IPC) Pangkalbalam, Pangkalpinang, Bangka Belitung, membongkar karung yang berisi Zirkon di dalam depan kontainer, di Pelabuhan Pangkalbalam, Minggu (4/4/2021).
Petugas Indonesia Port Corporation (IPC) Pangkalbalam, Pangkalpinang, Bangka Belitung, membongkar karung yang berisi Zirkon di dalam depan kontainer, di Pelabuhan Pangkalbalam, Minggu (4/4/2021). (Bangkapos.com/Yuranda)

Tambahnya, kalau saat ini saya tidak bisa menuduh secara langsung. Ia menegaskan tugasnya hanya mengawasi, karena diiminta oleh Dirjen Minerba komisi tujuh ikut mendampingi.

"Zirkon ini mineral bukan logam, yang memiliki nilai ekonomis tinggi, yang bisa dipergunakan di berbagai macam industri seperti keramik," jelasnya

"Saya pikir, pengaturan perdagangan harus diawasi dan ini sudah ada prosesnya. Sudah ada sistemnya untuk dapat diekspor, tentunya ada tahapannya," tambahnya. (Bangkapos.com/Yuranda)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved