Breaking News:

8 Kontainer Zirkon Batal Ekspor

200 Ton Zirkon Gagal Berlayar ke China, Sejumlah Pihak Mengaku Tak Tahu Berapa Kadarnya

Perwakilan lembaga surveyor Sucofindo, Rafli tidak menyebutkan kadar zirkon PT CAL, yang gagal diekspor tadi malam tersebut.

Penulis: Antoni Ramli
Editor: khamelia
Bangkapos.com/Antoni Ramli
Delapan Kontainer, yang berisi kurang lebih 200 ton mineral ikutan Zirkon, dibongkar paksa di area pelabuhan Pangkalbalam, kota Pangkalpinang, Minggu (4/4/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Ini bukan kali pertama PT Citra Alam Lestari (CAL), mengekspor mineral ikutan Zirkon, melalui pelabuhan Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang. 

Akhir Februari 2021, lalu PT CAL juga tercatat mengekspor 300 ton Zirkon, dengan tujuan Fujian China.  Ratusan ton Zirkon tersebut diangkut menggunakan kapal KM Trans Jaya.

Adanya ekspor Zirkon PT CAL sebanyak 300 ton tersebutpun tak ditampik pihak Beacukai Pangkalbalam.

Hal tersebut disampaikan Kasi Kepatuhan Internal dan penyuluh sekaligus Humas Bea Cukai Pangkalbalam, Pangkalpinang Suharyanto, di ruangan pertemuan, Bea Cukai Pangkalbalam.

" Iya, pengiriman Zirkon itu ada sebanyak 300 ton dilakukan pada akhir Februari 2021 lalu,"  ungkap Suharyanto, Senin (1/3/2021) lalu.

Sabtu (3/4/2021) kemarin malam, PT CAL tersebut kembali berencana mengekspor 200 ton Zirkon, melalui pelabuhan Pangkalbalam menggunakan 8 kontainer.

Namun wacana ekspor tersebut gagal, setelah Dirjen Minerba Kementrian ESDM Ridwan Djamaluddin, meminta dokumen dan muatan zirkon dicek kembali, menyusul beredarnya isu ada ketidaksesuaian barang dan dokumen.

Termasuk kadar Zirkon, yang menurut Permen ESDM nomor 1 tahun 2014 tentang kadar zirkon yang bisa diekspor minimum 65,5 persen.

Begitu juga dengan, pemerintah Provinsi Bangka Belitung melalui Perda Provinsi Bangka Belitung Nomor 1 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Mineral Ikutan dan Produk Samping Timah mengamanatkan bahwa per tanggal 23 Januari 2021 perdagangan dalam negeri antarpulau produk pasir zirkon dengan ZrSiO4 < 65,5 persen adalah dilarang. Sehingga dengan kebijakan ini, maka LTJ yang kemungkinan berada pada pasir zirkon dengan ZrSiO4 < 65,5 persen tidak terbawa ke luar wilayah Bangka Belitung.

Namun data manifest yang diperoleh harian ini dari pihak KSOP Pangkalbalam, 300 ton zirkon yang akan diekspor ke china tersebut hanya berkadar 64,48 persen (Zro2).

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved