Breaking News:

Berita Sungailiat

Bupati Bangka Akui Perlu Kehati-hatian Mengangkat Camat dan Lurah di Daerah Rawan Konflik

Bupati Bangka Mulkan melantik dan mengambil sumpah jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas dan fungsional.

Bangkapos.com/Edwardi
Bupati Bangka Mulkan melantik dan mengambil sumpah jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator strator, pengawas dan fungsional di lingkungan Pemkab Bangka di Gedung Sepintu Sedulang Sungailiat, Senin (5/4/2021). 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Bupati Bangka Mulkan melantik dan mengambil sumpah jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas dan fungsional  di lingkungan Pemkab Bangka di Gedung Sepintu Sedulang Sungailiat, Senin (5/4/2021).

Tercatat sebanyak 97 pejabat struktural dan 46 pejabat fungsional atau 143 pejabat yang dilantik Bupati Bangka Mulkan.

Ada satu pejabat eselon II atau  pimpinan tinggi pratama yang dilantik yakni Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Bangka dijabat Boy Yandra, yang sebelumnya merupakan Sekretaris Dinkominfotik Kabupaten Bangka.

Selain itu juga pejabat lainya seperti sekretaris Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala bidang, jadi, camat, lurah dan lainnya.

Bupati Bangka Mulkan mengatakan, pada bulan Januari lalu dilaksanakan pelantikan pejabat untuk periode pertama tahun 2021 dan pada bulan April ini merupakan pelantikan periode kedua.

"Jadi ada total 143 orang pejabat dilantik hari ini baik pejabat struktural 97 orang dan fungsional 46 orang dengan pelantikan ini diharapkan ada percepatan terhadap pelaksanaan program atau kegiatan pembangunan di Pemkab Bangka," kata Mulkan didampingi Wakil Bupati Bangka Syahbudin usai pelantikan.

Mulkan meminta para pejabat yang sudah dilantik untuk segera melakukan perbaikan dan meningkatkan kinerjanya sehingga kegiatan pembangunan bisa berjalan dengan baik dan lancar.

"Memang inilah yang menjadi tujuan adanya mutasi, rotasi dan promosi jabatan di lingkungan Pemkab Bangka," ujar Mulkan.

Dijelaskannya, untuk para pejabat fungsional merupakan jabatan di bidang keahliannya karena itu mereka dituntut angka kredit dalam.mrnjalankan pekerjaannya, apabila tidak tercapai target angka kreditnya maka akan ada konsekuensinya seperti dibatalkan atas jabatannya itu.

"Karena jabatan fungsional itu memberikan peluang bagi mereka masa kerja lebih panjang, kalau jabatan struktural hanya umur 68 tahun sudah masuk pensiun, kalau fungsional bisa sampai umur 60 tahun. Jadi ada bonus plus 2 tahun masa kerja tambahannya sehingga mereka dituntut bekerja sesuai kemahirannya," jelas Mulkan.

Saat disinggung dari beberapa pejabat lurah yang dilantik hari merupakan kelurahan yang rawan terjadi konflik di masyarakat, seperti Kelurahan Kenanga, Matras, Sinar Jaya di Kecamatan Sungailiat, Mulkan mengatakan memang untuk Kelurahan Sinar Jaya itu masih dijabat plt lurah sejak ditinggalkan lurah yang lama dipromosikan menjadi Sekcam Merawang.

"Kita akui memang perlu kehati-hatian dalam.oenemoatan.luruh dan camat ini , karena lurah dan camat ini merupakan kuping kiri dan kanannya pak bupati karena mereka berhadapan langsung dengan masyarakat, jadi apapun.oetdoakan di masyarakat harus ditangani lebih dulu oleh lurah dan camat ini jadi tidak perlu langsung ke bupati dan wakil bupati atau sekda, karena itu perlu kehati-hatian," jelas Mulkan.

(Bangkapos.com /Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved