Breaking News:

Kurang Tidur? Awas, 6 Masalah Kesehatan Ini Mengintai

Menggunakan gadget sebelum tidur dapat membuat seseorang lebih sulit untuk tertidur dan lebih lelah keesokan harinya.

Freepik
Ilustrasi susah tidur 

Kurang tidur yang dibiarkan berlarut-larut dapat meningkatkan risiko obesitas.

Kondisi ini terkait dengan penyakit kardiovaskular seperti tekanan darah tinggi, penyakit arteri koroner, dan gagal jantung.

Baca juga: Ketahui Penyebab, Gejala, dan Bahaya Aneurisma Aorta

Selain itu, kurang tidur juga berkaitan dengan gangguan napas (sleep apnea) saat tidur.

Kondisi ini meningkatkan risiko hipertensi dan penyakit jantung.

Sebab tekanan yang ditempatkan pada jantung lebih tinggi akibat kejadian kekurangan oksigen sepanjang malam.

Risiko stroke juga meningkat berlipat ganda apabila waktu tidur kurang dari enam jam.

Baca juga: Mau Terhindar dari Stroke? Coba Lakukan 5 Tips Memilih Makanan Ini

3. Memengaruhi kesehatan mental

Kurang tidur terkait dengan depresi, kecemasan, stres, dan gangguan kejiwaan lainnya.

4. Mengurangi kadar testosteron

Pada pria, kurang tidur dapat menurunkan kadar testosteron dan jumlah sperma.

Selain itu, kurang tidur juga dapat menurunkan gairah seks dan memengaruhi kesuburan.

Baca juga: Mau Turunkan Kolesterol? Coba Lakukan 4 Cara Ini

5. Meningkatkan risiko beberapa jenis kanker

Kurang tidur juga dapat meningkatkan risiko sejumlah kanker.

Contohnya kanker usus besar dan kanker payudara.

Hal ini juga dipicu oleh sleep apnea.

6. Meningkatkan risiko demensia alzheimer

Terakhir, kurang tidur juga memengaruhi kondisi otak sehingga dapat meningkatkan risiko demensia seperti alzheimer.

Gangguan tidur Beberapa orang yang kurang tidur mungkin sebenarnya mengalami gangguan tidur.

Misalnya gangguan pernapasan saat tidur, sleep apnea, insomnia kronis, dan sindrom kaki gelisah.

Sebagian besar orang yang memiliki gangguan tidur tidak terdiagnosis atau tidak diobati.

Hal ini menyebabkan mereka terus mengalami gangguan tidur.

Gangguan pernapasan saat tidur mencakup berbagai kondisi yang ditandai dengan pernapasan abnormal selama tidur.

Obstructive Sleep Apnea (OSA) adalah faktor risiko yang berkaitan dengan hipertensi dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, metabolisme glukosa abnormal, serta depresi.

Gangguan tidur ini juga meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan, baik di jalanan maupun di tempat kerja. (Kompas.com/Maria Adeline Tiara Putri)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 6 Masalah Kesehatan Akibat Kurang Tidur

Editor: suhendri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved