Breaking News:

Berita Bangka Barat

Pasca Kaburnya Dua Napi, Rutan Muntok Perlu Renovasi, Masuk Cagar Budaya Sudah Berdiri Sejak 1811

Kanwil Kemenkumham Bangka Belitung akan segera mengusulkan sejumlah renovasi terhadap Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Muntok, Kabupaten Bangka Barat.

Bangkapos.com/ Anthoni Ramli
Petugas PMI Kabupaten Bangka Barat, melakukan penyemprotan Disinfektan Rumah Tahanan (Rutan) kelas IIB muntok, Kabupaten Bangka Barat, Rabu (25/3/2020) siang. 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Kepala Divisi Kanwil Kemenkumham Bangka Belitung, Yudi Suseno mengungkapkan, pihaknya akan segera mengusulkan sejumlah renovasi terhadap Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Senin (5/4/2021).

Hal ini diungkapkan usai dua narapidana yakni Satria Nurwega dan Suhendra berhasil meloloskan diri dari Rutan, pada Selasa (30/03/2021) setelah menjebol atap plafon sel tahanan.

"Saya sudah merekomendasikan untuk bangunan dicor saja, mudah-mudahan anggaran ada. Karena setiap pergerakan institusi ini kan harus ada anggaran juga, gak bisa ngarang-ngarang," ungkap Yudi.

Rutan Kelas II B Muntok memang diketahui sudah didirikan sejak 1811, sel tahanan pun saat ini diketahui atapnya masih terbuat dari kayu dan belum ada pengecoran guna memperkokoh bangunan.

"Tingkat keamanan sendiri secara umum kondusif, sempat ada gangguan mengingat bangunan ada pengaruh juga. Ini juga rutan masuk dalam cagar budaya, kita juga harus menghitung sisi dampaknya. Memang papan itu sudah lapuk, lalu juga dampak kondisi normal tidak cukup waktu untuk pengamanan," jelasnya.

Selain itu Yudi Suseno mengatakan perlu ada dukungan seluruh pihak, guna kembali menangkap dua narapidana yang sudah tujuh hari terakhir ini kabur.

"Pasca kemarin adanya pelarian yang sampai saat ini belum ketemu, memang ada sedikit terganggu situasi keamanan dan ketertiban di Rutan ini. Namun kami berharap ada dukungan dari seluruh elemen, agar dua napi ini dapat," tuturnya.

Namun tak hanya fokus dalam pencarian kedua narapidana yang berhasil kabur, Yudi Suseno ini mengatakan pihaknya juga akan fokus terkait pengamanan 140 warga binaan yang berada di Rutan Kelas II B Muntok.

"Maksudnya saya sampaikan kita semua mencari napi kabur, tapi disini 100 orang lebih kita abaikan nah itu gak bagus juga. Kita tetap melakukan pencarian tapi konsentrasi kita juga tetap fokus, pada 100 warga binaan ini kita laksanakan juga kegiatan dan tugas kita," ungkapnya.

Tinggikan Tembok Pagar Rutan

Halaman
1234
Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved