Breaking News:

Berita Sungailiat

Anggota Majelis Hakim Beda Pendapat Soal Vonis 6 Warga Kenanga Sungailiat

Anggota majelis hakim yang menyidangkan perkara dengan terdakwa 6 warga Kenanga yang merupakan mantan Ketua RT setempat ternyata beda pendapat.

deddy marjaya
20210406 Sejumlah warga Kenanga Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka saat menyambut 6 rekannya yang mengikuti sidang putusan PN Sungailiat secara online di Kejari Sungailiat Selasa 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Anggota majelis hakim yang menyidangkan perkara dengan terdakwa 6 warga Kenanga yang merupakan mantan Ketua RT setempat ternyata beda pendapat.

Dimana anggota majelis hakim dua menyatakan dissenting opinion dimana berpendapat bahwa para terdakwa tidak terbukti dakwaan pertama dan dakwaan kedua sehingga berpendapat bahwa para terdakwa harus dibebaskan.

Alasannya pada pasal 228 itu menggunakan tanda kepangkatan jabatan terhadap jabatan yang tidak dijabatnya atau ia diberhentikan sementara dari jabatan. Sementara saat itu keenamnya masih menjabat ketua RT. Namun anggota majelis lainya menyatakan para terdakwa terbukti bersalah.

"Benar tadi ada perbedaan antar anggota majelis hakim sesuai pasal182 ayat 6 Kuhap, kalau majelis tidak dapat mencapai mufakat bulat, maka yang diambil sebagai putusan adalah suara terbanyak. Sehingga tadi putusannya terbukti bersalah," kata Firman Jaya Humas PN Sungailiat.

Majelis Hakim dalam perkara 6 warga Kenanga Sungailiat diketuai oleh Fatimah dengan anggota majelis 1 Dewi Sulistriani dan anggota Majelis 2 Firman Jaya.

Keenam warga Kenanga yakni Robandi,  Muhammad Yusuf, Mulyadi, Syamsul Efendi, Heti Rukmana dan Aditama bersalah dan memvonis keenam terdakwa dengan hukuman 1 bulan dengan masa percobaan 4 bulan. Artinya hukuman 1 bulan tersebut tidak perlu dijalani dan denda Rp 5.000.

Atas putusan tersebut baik JPU maupun pengacara terdakwa menyatakan pikir pikir. Usai sidang para terdakwa ditemui mengaku akan melakukan banding. Apalagi mereka merasa tidak bersalah.

"Memang dengan putusan tadi kami tidak lagi menjalani hukuman tapi tetap kami dianggap bersalah itu yang tidak kamu terima dan kita sudah sepakat nanti melalui pengacara meminta untuk banding hingga kami dapat keadilan dan dinyatakan tidak bersalah," kata Hety Rukmana mewakili rekannya.(deddy marjaya)

Penulis: deddy_marjaya
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved