Breaking News:

Berita Sungailiat

Divonis Bersalah Keluarga 6 Warga Kenanga Marah

Sontak putusan tersebut disambut kemarahan dan histeris oleh keluarga dan puluhan warga lain yang berkumpul di Kejari Sungailiat

deddy marjaya
20210406 Sejumlah warga Kenanga Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka saat menyambut 6 rekannya yang mengikuti sidang putusan PN Sungailiat secara online di Kejari Sungailiat Selasa 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Majelis Hakim yang menyidangkan 6 Warga Kenanga Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka salam agenda putusan Selasa (6/4/2021) menyatakan para terdakwa terbukti bersalah.

Keenam terdakwa divonis 1 bulan dan masa percobaan 4 bulan. Sidang yang digelar oleh PN Sungailiat secara online dimana 6 terdakwa mengikuti sidang di Kantor Kejari Sungailiat.

Sontak putusan tersebut disambut kemarahan dan histeris oleh keluarga dan puluhan warga lain yang berkumpul di Kejari Sungailiat. Bahkan aparat yang berada di lokasi yakni anggota Polsek Sungailiat dan pegawai Kejari Sungailiat.

"Kami tidak terima vonis bersalah ini kalian- kalian inilah penyebabnya lihatlah kalian akan dapat balasan Allah SWT," kata keluarga terdakwa menunjuk anggota polisi dan pegawai kejaksaan.

Baca juga: Kilas Balik Kasus Bau Busuk, 6 Warga Kenanga Akhirnya Dinyatakan Bersalah oleh Hakim PN Sungailiat

Tiba tiba hujan mengguyur disambut warga Kenanga dengan menyebut nama Allah SWT.

"Allahhu Akbar, Allahhu Akbar kalau ini tanda berikan mereka balasan atas kezaliman yang kami dapat," kata Sutrisno istri Heti salah seorang terdakwa.

Majelis Hakim dipimpin Ketua Majelis Fatimah menyatakan keenam warga Kenanga yakni Robandi,  Muhammad Yusuf, Mulyadi, Syamsul Efendi, Heti Rukmana dan Aditama bersalah dan memvonis keenam terdakwa dengan hukuman 1 bulan dengan masa percobaan 4 bulan, dan denda Rp 5.000.

Dinyatakan terbukti bersalah melanggar pasal 228 kuhp jo pasal 55 ayat 1 ke 1 kuhp sebagaimana dakwaan pertama.

Keenam Warga Kenanga Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka menjalani sidang sejak Tanggal 3 November 2020 lalu.

Keenam warga yang jadi terdakwa antara lain Robandi Ketua RT 2, Muhammad Yusuf Mantan Ketua RT 3, Mulyadi Mantan Ketua RT  4, Syamsul Effendi Mantan Ketua RT 5, Heti Rukmana Mantan Ketua RT 07 dan Aditama Mantan Ketua RT 06.

Mereka didakwa menyalahi jabatannya sebagai ketua RT dengan adanya undangan ditandatangani mereka dan ada stempel.

Undangan untuk warga tersebut terkait membicarakan bau busuk yang ditimbulkan pabrik pengolahan ubi kasesa PT BAA pada 26 Mei 2020.

(Bangkapos.com/Deddy Marjaya)

Penulis: deddy_marjaya
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved