Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Kapolda Bantah Intimidasi Nelayan, Justru Faktanya Seperti Ini

Kapolda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Irjen (Pol) Anang Syarif Hidayat, memastikan jajarannya tidak pernah melakukan intimidasi kepada nelayan.

bangkapos.com
Kapolda Babel Irjen (Pol) Anang Syarif Hidayat bersama Gubernur Erzaldi Rossman, menemui pendemo di Kantor PT timah Tbk. (Bangkapos.com/Anthoni Ramli) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA - Kapolda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Irjen (Pol) Anang Syarif Hidayat, memastikan jajarannya tidak pernah melakukan intimidasi kepada nelayan. Justru pihaknya dituding melakukan kriminalisasi, pasca penertiban sejumlah tambang inkonvensional (TI) ilegal, yang beroperasi  di Perairan Bangka Selatan (Basel).

"Prinsipnya tidak ada, tidak ada intimidasi terhadap nelayan, tidak ada. Dan itu sudah saya tanyakan ke Kapolres. Yang kita dituduh melakukan kriminalisasi itu justru dilakukan para pekerja TI ini. Mereka merasa dikriminlasisasi seperti di selatan kemarin," tegas Kapolda, usai menemui Pendemo di Kantor PT Timah, Tbk, Senin (6/4/2021) malam.

Menurut Kapolda, penindakan dan penertiban yang dilakukan jajarannya, memiliki dasar. Pasalnya aktivitas penambangan TI apung yang dilakukan penambang tersebut ilegal.

"Mereka kami tindak, karena ya memang mereka menyalahi aturan,  makanya kita tahan proses hukum,  tapi sama nelayan sampai saat ini tidak ada," jelasnya.

Jika pun ada, itu kata Kapolda, nelayan yang diproses secara hukum, lantaran mereka melakukan tindak pidana penganiayaan pemukulan terhadap warga yang pro tambang.

"Kalau pun terjadi sama nelayan itu, tahun yang lalu, bukan karena masalah kriminalisasi, karena penganiayaan. Yang terjadi di Matras (Sungailiat Bangka -red) tahun lalu kan,  dia di hukum itu karena dia melakukan penganiayaan melakukan pemukulan terhadap orang lain yang pro tambang," tegasnya.

Makanya jenderal bintang dua tersebut heran, isu dan tudingan miring soal penindakan yang dilakukan pihaknya tak kunjung usai.

" Berita dan pertanyaan ini sudah berkali kali dan tidak selesai selesai, tidak pernah kita melakukan kriminalisasi terhadap nelayan," tegasnya seraya meminta pihak terkait melapor dan membuktikan ancaman atau intimidasi tersebut. (Bangkpos.com/Anthoni Ramli)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved