Breaking News:

Angin Kencang di Babel

Masih Berpotensi Terjadi Angin Kencang di Wilayah Pulau Bangka, BMKG Imbau Waspada

Menurut analisis kami, kejadian cuaca ekstrim semalam bukan termasuk puting beliung karena cakupannya lebih luas dari puting beliung

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: khamelia
Ist/Novi
Beberapa motor yang tertimpa dahan pohon yang tumbang di Warkop 99, Senin (5/4/2021) malam. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Hujan disertai angin kencang terjadi di beberapa wilayah pulau Bangka tadi malam, Senin (5/4/2021).

Kepala Seksi data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pangkalpinang, Kurniaji menyebutkan kondisi itu dikategorikan angin kencang karena sebaran cukup luas bila dibandingkan angin puting beliung.

"Itu angin kencang. Jika ditinjau dari kecepatannya (yang tercatat di peralatan kami di sekitar bandara) yaitu 32 knot (59 Km/Jam) memang sudah masuk dalam kategori puting beliung, karena sesuai teori bahwa angin puting beliung umumnya memiliki kecepatan antara 30 - 50 knot (55 - 90 km/jam).

Namun menurut analisis kami, kejadian cuaca ekstrim semalam bukan termasuk puting beliung karena cakupannya lebih luas dari puting beliung (yang umumnya 8-10 km) dan pergerakannya lebih menyebar di beberapa kawasan," ujar Kurniaji saat dikonfirmasi bangkapos.com, Selasa (6/4/2021).

Lebih lanjut, ia mengatakan hal ini sesuai dengan laporan yang mereka terima bahwa area terdampak dari kejadian itu cukup luas meliputi hampir seluruh wilayah kota Pangkalpikang, Pangkalan baru (bandara) serta di sebagian kecil wilayah kabupaten Bangka (Jada Bahrin dan sekitarnya).

"Berbicara potensi untuk terjadi kembali di hari ini atau hari-hari berikutnya masih tetap ada sampai nanti di awal Juni 2021. Mengingat saat ini sampai akhir April 2021 kita masih di periode musim penghujan dan nanti di Mei hingga awal Juni 2021, Bangka Belitung akan memasuki periode Pancaroba (hujan ke kemarau) yang juga sangat identik dengan kejadian hujan sedang-lebat (acak) dan angin kencang serta puting beliung," jelas Kurniaji.

Oleh karena itu, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi dampak buruk dari kejadian angin kencang atau puting beliung di suatu wilayah antara lain:

1. Memangkas dahan-dahan pohon yang rimbun dan tinggi serta rapuh
2. Memperkuat atap-atap rumah
3. Segera berlindung atau menjauh dari lokasi kejadian, bila mengetahui adanya indikasi akan terjadinya puting beliung

Bangkapos.com/Cici Nasya Nita.

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved