Breaking News:

Berita Bangka

TI Apung Makan Korban, Agus Tewas Saat Perbaiki Tali Jangkar di Perairan Kabupaten Bangka

Kejadiannya kemarin korban mencoba memperbaiki tali jangkar tersangkut malah mengalami panik kemudian tenggelam

ist
20210604 Agus Gustiawan penyelam TI apung yang meninggal dunia 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tambang Timah kembali memakan korban jiwa. Senin (5/4/2021) kemarin Agus gustiawan (19) warga Kampung Nelayan 2 Sungailiat yang mencoba memperbaiki tali jangkar kapal TI Apung yang tersangkut pingsan dan meninggal dunia dalam perawatan medis.

Peristiwa terjadi di kawasan perairan Nelayan II sekitar 2 mil dari bibir pantai.

"Kejadiannya kemarin korban mencoba memperbaiki tali jangkar tersangkut malah mengalami panik kemudian tenggelam saat diangkat sudah dalam keadaan pingsan dan dibawa ke rumah sakit kemudian dinyatakan meninggal dunia," kata Kasat Polair Polres Bangka AKP Yanto.

Baca juga: Kilas Balik Kasus Bau Busuk, 6 Warga Kenanga Akhirnya Dinyatakan Bersalah oleh Hakim PN Sungailiat

AKP Yanto menjelaskan bahwa korban Agus Gustiawan bersama rekannya yakni Agus Suharmanto (33), Misdar (29) dan Sudirman (45) kesemuanya warga Kampung Nelayan 2 Sungailiat beraktivitas seperti biasa mencari timah.

Mereka menggunakan kapal nelayan KM Cabe Rawit dengan bobot 5GT yang telah dimodifikasi untuk mencari pasir timah di perairan Air Kantung sekitar 2 mil dari bibir pantai.

"Jarak tempuh kurang lebih 2 mil dari bibir pantai dan pada sekira pukul 08.30 Wib setibanya di lokasi kerja langsung bekerja seperti biasa melakukan akivitas penyelaman untuk mencari timah," ujar AKP Yanto.

Sekitar  pukul 11.30 WIB para pekerja istirahat untuk makan siang. Setelah selesai istirahat sekira pukul 12.00 WIB dikarenakan tidak menemukan pasir timah mereka berencana bergeser ke posisi lain.

Namun saat akan pindah diketahui tali jangkar perahu TI selam mereka tersangkut tali jangkar perahu lain.

"Kemudian dengan inisiatif sendiri  korban mengambil kaca mata selam untuk terjun ke air dengan maksud melepaskan tali jangkar yang tersangkut tersebut,"terang AKP Yanton.

Namun belum lama menyelam berjarak sekitar 5 meter dari perahu, korban muncul di permukaan dengan posisi panik dan melambaikan tangan meminta tolong.

Halaman
12
Penulis: deddy_marjaya
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved