Breaking News:

Tubuh Bisa Kirim Sinyal Jaga Gula Darah, Ini Gaya Hidup Picu Penyakit Diabetes

Penyakit diabetes melitus sering disebut sebagai penyakit gaya hidup, sebab gaya hidup tidak sehat sering menyebabkan penyakit kronis ini.

Freepik.com
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Penyakit diabetes melitus sering disebut sebagai penyakit gaya hidup, sebab gaya hidup tidak sehat sering menyebabkan penyakit kronis ini.

Beberapa faktor terkait gaya hidup yang meningkatkan risiko diabetes antara lain kegemukan, hobi mengonsumsi makanan tinggi lemak dan kalori, malas berolahraga, hingga tidak pernah melakukan pemeriksaan kesehatan rutin.

Diabetes melitus bukanlah penyakit yang bisa diremehkan, sebab kadar gula darah tinggi dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah di seluruh tubuh.

Penyakit ini juga bisa memicu komplikasi berbagai penyakit, seperti penyakit ginjal hingga jantung.

Tubuh akan mengirimkan beberapa sinyal untuk membantu kita menyadari perlunya menjaga tingkat gula darah sebelum terlambat, seperti:

1. Haus terus
Jika tubuh merasa haus terus-menerus walau sudah minum, kita sebaiknya memeriksakan diri untuk diabetes.

Ketika menderita diabetes, ginjal harus bekerja ekstra keras untuk mengatur kelebihan gula darah (glukosa).

Di saat ginjal tidak dapat mengimbangi glukosa, maka tubuh menghasilkan lebih banyak urine dari biasanya. Akibatnya kita akan terus merasa haus.

2. Sering buang air kecil
Ini sebenarnya penyebab di balik meningkatnya rasa haus. Tubuh perlu membersihkan glukosa ekstra dari tubuh.

Oleh karena itu, kita lebih sering buang air kecil jika menderita diabetes.

Halaman
12
Editor: Ajie Gusti Prabowo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved