Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

UPDATE, Pasien Positif Covid-19 Asal Puding Besar Meninggal Dunia, Dibawa Pulang Paksa oleh Keluarga

Kabupaten Bangka menambah jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia, yakni S (68).

Dok/Boy Yandra
Proses pemakaman pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kecamatan Puding Besar. 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Kabupaten Bangka menambah jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia, yakni S (68), laki-laki warga Kecamatan Puding Besar Kabupaten Bangka di RSUD Pratama Mayor Syafri Rahman Kecamatan Puding Besar, Senin (05/04/2021).

"Pasien S (68) masuk rumah sakit RSUD Mayor Syafri Rahman dengan gejala sesak nafas, tekanan darah tinggi  dan hasil Rapid Swab Antigen positif," kata Boy Yandra, Juru Bicara Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Selasa (06/04/2021).

Ia mengatakan,  pasien masuk rumah sakit pukul 20.15 WIB, Senin (05/04/2021)  usai menjalani perawatan lalu meninggal dunia pukul 22.15 WIB.

"Pihak dokter RSUD Mayor Syafri Rahman Kecamatan Puding Besar saat itu sudah memberikan penjelasan kepada pihak keluarga, kalau pasien S yang meninggal dunia saat itu positif Covid-19 dari hasil Rapid Swab Antigen, namun pihak keluarga tidak menerima dan bersikeras untuk membawa pulang sendiri," ungkap Boy Yandra.

"Pihak rumah sakit sudah melakukan koordinasi dengan Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka dan Kecamatan Puding Besar namun pihak keluarga tetap bersikeras untuk membawa pulang sendiri diantar mobil ambulance rumah sakit," kata Boy Yandra.

Dilanjutkannya, pada pagi tadi Selasa (06/04/2021) Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka dan Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Puding Besar mendatangi rumah duka  untuk memberikan penjelasan dan pengawasan pemandian dan penanganan jenazah di rumah duka.

"Tim yang memandikan jenazah diminta memakai pakaian hazmat sesuai SOP Covid-19 dari puskesmas dengan jumlah 7 orang untuk memandikan dan menguburkannya,"  kata Boy Yandra.

Dilanjutkannya, setelah itu anggota tim yang memandikan dan menguburkan jenazah akan dilakukan swab antigen besok hari serta  diminta menjalani karantina dan isolasi di Kantor BPBD Kabupaten Bangka dengan persetujuan Camat Puding Besar, Kepala BPBD kabupaten Bangka, tokoh agama dan masyarakat serta Kapolsek Puding Besar.

"Alhamdulillah mereka bersedia mengikuti SOP Covid-19 ini untuk karantina selama 3 hari dan di hari keempat akan di swab antigen lagi," jelas Boy Yandra.

Boy Yandra berharap kepada masyarakat bila ada pasien atau anggota keluarga yang terkonfirmasi positif Covid-19 baik itu hasil swab antigen positif dan meninggal dunia, maka SOP pemakamannya harus sesuai SOP Covid-19.

"Kita sudah menyampaikan kepada Direktur RSUD Mayor Syafri Rahman untuk menyiapkan peti mati, bila ada pasien terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia maka pihak rumah sakit bisa melakukan pemulasaran jenazah di rumah sakit tersebut , sehingga tidak terjadi lagi mis komunikasi dalam hal ini," saran Boy Yandra.

Ia mengatakan, jenazah almarhum S ini sudah dimakamkan di TPU  Puding Besar pagi tadi, jadi sampai saat ini sudah ada tiga warga Kecamatan Puding Besar yang meninggal terpapar wabah Covid-19.

(Bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved