Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Wakil Ketua DPRD Bangka Belitung Ini Sebut Sulit Percayai Pihak-pihak yang Terlibat Ekspor Zirkon

Wakil Ketua DPRD Bangka Belitung, Hendra Apollo menyoroti soal ekspor mineral ikutan timah berupa zirkon yang gagal ekspor.

Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Wakil Ketua DPRD Bangka Belitung, Hendra Apollo. 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Wakil Ketua DPRD Bangka Belitung, Hendra Apollo menyoroti soal ekspor mineral ikutan timah berupa zirkon yang gagal ekspor melalui Pelabuhan Pangkalbalam, Pangkalpinang, Minggu (4/4/2021).

Sesuai jadwal, sebanyak 200 ton zirkon yang dimuat dalam delapan kontainer akan dibawa berlayar ke pembelinya di China.

"Zirkon diekspor ke luar negeri sudah sering dilakukan, tapi dengan adanya aturan baru ini, memang zirkon ini harus dimurnikan, sesuai kadarnya. Berarti kemurnian zirkon itu tidak ada mineral ikutan," jelas Hendra saat ditemui Bangkapos.com di ruang Banmus DPRD Babel, Selasa (6/4/2021).

Diakui Hendra, saat ini sulit mempercayai pihak-pihak yang memiliki kapasitas dalam hal ekspor mineral ikutan tersebut.

Termasuk pada lembaga survei yang mengeluarkan laporan survei (LS) sebagai syarat ekspor, harus diawasi secara serius.

"Diduga kita ini mengirim zirkon tetapi monasit juga ikut, makanya kita ini tidak ada lagi yang bisa kita percaya. Kita sekarang krisis kepercayaan, baik dari lembaga peneliti, Sucofindo, patut diduga barang itu masih mengandung mineral yang lain bahkan diduga juga ada timahnya.

Makanya harus ada pengetatan dari hasil laboratorium itu sendiri, hasil itu juga harus diawasi oleh masyarakat, dalam hal ini pemerintah atau swadaya masyarakat agsr jangan sampai terjadi kerugian negara," ungkap Hendra.

Menurutnya, monasit itu merupakan sumberdaya alam yang memiliki nilai tersendiri dan bermanfaat.

"Kita di daerah Bangka Belitung ini sebenarnya membutuhkan monasit itu sendiri untuk tenaga kelistrikan, kita tidak bicara nuklir karena memang tidak ada nuklir di situ. Monasit itu sendiri akan dijadikan bahan baku pembuatan baterai, untuk mengganti sumberdaya tadi yang terbatasi, itulah warisan kita," beber Hendra.

Oleh karena itu, DPRD Bangka Belitung menyarankan kandungan zirkon sebelum dikirimkan itu harus diperiksa lagi.

"Jangan sampai terjadi kebocoran- kebocoran sumberdaya alam yang begitu mahal dari masalah zirkon dan monasit ini," tegas Hendra.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Bangkapos.com/Cici Nasya Nita 

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved