Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Waspada! Puting Beliung Masih Berpotensi Terjadi di Wilayah Bangka Belitung, Ini Prediksi BMKG

BMKG Pangkalpinang memprediksi angin puting beliung masih berpotensi terjadi di seluruh wilayah Kepulauan Bangka Belitung.

Bangka Pos/Jhoni Kurniawan
Seorang warga Desa Pergam, Bangka Selatan berdiri di antara reruntuhan rumahnya yang kehilangan atap akibat puting beliung pertengahan Maret 2021 lalu. BMKG Pangkalpinang memprediksi angin puting beliung masih berpotensi terjadi di seluruh wilayah Bangka Belitung. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pangkalpinang memprediksi angin puting beliung masih berpotensi terjadi di seluruh wilayah Kepulauan Bangka Belitung.

Kepala Seksi data dan Informasi BMKG Pangkalpinang, Kurniaji, mengatakan, stuasi cuaca yang dapat menyebabkan bencana kerusakan ini, diperkirakan masih mungkin akan terjadi hingga awal Juni 2021.

Sedangkan untuk potensi hujan diperkirakan juga terjadi pada akhir April sampai awal Mei 2021.

Kurniaji mengatakan, hingga awal Juni 2021, Bangka Belitung akan memasuki periode Pancaroba. perubahan cuaca dari hujan ke kemarau.

Pada periode tersebut, potensi hujan lebat yang acak dan sporadis disertai angin kencang serta puting beliung juga sangat besar.

"Kalau bicara masalah puting beliung masih ada. Secara umum potensi hujan masih sama dengan minggu-minggu lalu," kata Kurniaji kepada Bangkapos.com, Selasa (6/4/2021).

Namun, potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, masih besar di periode siang hingga sore hari dan periode malam sampai dini hari.

"Kedepan pun masih mirip seperti itu. Selain itu, berpeluang juga terjadi hujan, sedang hingga lebat di wilayah Bangka, Bangka Tengah, Pangkalpinang dan Belitung Timur yang diprakirakan berlangsung pada periode siang dan sore hari," ungkapnya.

Kurniaji mengimbau kepada masyarakat yang patut diperhatikan, saat angin kencang dan hujan, jangan berteduh di bawah pohon atau memarkirkan kendaraan di sana.

Dikarenakan, dahan-dahan pohon yang rimbun dan tinggi, serta rapuh. Sehingga perlu untuk ditebang, sehingga mengurangi beban berat pada pohon tersebut.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat yang berkendara saat hujan, agar mempersiapkan segala perlengkapan kendaraan baik roda dua maupun roda empat.

"Hindari tempat-tempat terbuka atau berteduh di bawah pohon ketika hujan deras yang disertai angin kencang dan petir sedang berlngsung, saat ini," imbaunya.

Bangkapos.com/Yuranda

Penulis: Yuranda
Editor: El Tjandring
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved