Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Ironis Ekspor Lada Bangka Belitung Terbanyak ke Negara Vietnam, Diduga Dioplos Lada Negara Lain

Direktur Kantor Pemasaran Bersama (KPB) lada Provinsi Babel Safaruddin menyebutkan ekspor lada asal Bangka Belitung terbanyak di ekspor ke Vietnam.

Bangka Pos / Adelina Nurmalitasari
Seorang wanita sedang menjemur lada di Desa Sungai Padang, Kecamatan Sijuk. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Direktur Kantor Pemasaran Bersama (KPB) lada Provinsi Babel Safaruddin menyebutkan ekspor lada asal Bangka Belitung terbanyak di ekspor  ke negara Vietnam atau negara dengan julukan tanah naga biru.

Hal itu berdasarkan data ekspor lada putih Bangka Belitung pada tahun 2020 ke-13 negara tujuan total mencapai 7.000 ton.

13 Negara tujuan ekspor tersebut adalah Thailand 221 ton, Singapore 355 ton, Malaysia 127 ton, Belanda 73 ton, Jerman 384 ton, perancis 105 ton, India 288 ton, Vitnam 775 ton, Jepang 630 ton, Cina 66 ton, USA 617 dan Taiwan 299 ton.

Saparudin, mengatakan ironis, negara Vietnam negara pengekspor lada terbesar di dunia, justru banyak ekspor ladanya dari Bangka Belitung.

"Ada apa ini, seharusnya tidak demikian. Kuat dugaan, karena lada Babel ini bagus dengan aroma dan tingkat kepedasanya 7 hingga 8. Bisa jadi lada Babel dicampur dengan lada negara lain, tentunya bukan lagi dengan braind IG Muntok White Pepper, hal ini tidak boleh dilakukan sudah menyalahi aturan, jika memang dugaan itu benar," ungkap Safarudin kepada Bangkapos.com, Rabu (7/4/2021).

Selain itu, perdagangan Lada antar pulau saat ini harus diwaspadai, pasalnya dari data yang ada perdagangan lada antar pulau hanya 3.157 ton.

"Perdagangan antar pulau ini harus lebih di perketat tidak boleh bebas lagi, sebab di duga pengiriman lada antara pulau ini melebihi data yang ada.

Selain itu, bisa saja. Lada asal provinsi Babel yang di perdagangan antar pulau ini, diekspor kembali melalui provinsi lain.

"Pengiriman ekspor lada khususnya asal Babel hanya boleh dari provinsi kita, tidak boleh dari daerah lain. Babel sendiri di jelaskanya ada dua pintu ekspor lada, pertama yakni di pelabuhan Pangkalbalam Pangkalpinang ini untuk pulau Bangka, sedangkan untuk pulau Belitung melalui pelabuhan Tanjung Pandan," jelasnya. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved